Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Indonesia, hari ini, Jumat (2/5/2025). Hingga pukul 23.00 WIB, total ada dua kali gempa yang mengguncang tanah air.
Gempa pertama terjadi pada pukul 05:26:45 WIB. Gempa berpusat di 128 km barat laut Pulau Karatung, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.
Advertisement
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa tersebut berkekuatan magnitufo 5,6 dengan kedalam 85 Km. BMKG juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Gempa kedua terjadi pada pukul 14:07:44 WIB. Lindu berkekuatan magintudo 4,8 itu berpusat di darat 2 km timur laut Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.
Guncangan gempa yang memiliki kedalaman 10 km ini dapat dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas yang beragam. Gempa di wilayah Padang Panjang dirasakan dalam skala III-IV MMI, sementara di wilayah Bukittinggi, Padang Pariaman, dan Pariaman masing-masing dirasakan dalam skala III MMI.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan terkait kerusakan akibat terdampak dua gempa tersebut.
Tentang Skala MMI
Sebagai informasi, Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) digunakan untuk mengukur dampak gempa berdasarkan efek yang dirasakan oleh manusia dan bangunan. Skala ini berbeda dengan skala magnitudo yang mengukur kekuatan gempa di pusatnya. Berikut penjelasan singkat beberapa skala MMI:
- Skala I MMI: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
- Skala II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
- Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
- Skala IV MMI: Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.
- Skala V MMI: Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.