Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memastikan buruh mendapatkan hak yang layak. Khofifah memberikan perhatian serius kepada buruh perempuan yang selama ini memikul beban ganda sebagai pekerja sekaligus penggerak keluarga.
Para buruh yang hadir pun menyambut riuh memberikan dukungan inisiasi gagasan yang berpihak pada pekerja buruh. Koordinator Aksi Buruh Jatim, Doni Ariyanto menyebut Khofifah punya kepedulian besar pada nasib buruh.
Advertisement
"Ibu Khofifah, Ibunya para buruh Jawa Timur," kata Doni.
Keberpihakan Khofifah ditunjukkan melalui langkah konkret mendukung penghapusan pajak penghasilan bagi buruh perempuan. Gagasan ini bukti keberpihakan dan upaya nyata menciptakan keadilan ekonomi berbasis gender.
Kemudian, Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur, Jazuli, menyampaikan bahwa langkah Khofifah merupakan respons cepat dan nyata terhadap aspirasi pekerja perempuan.
"Alhamdulillah Ibu Gubernur kita sepakat akan merekomendasikan agar pemerintah pusat mengkaji terkait dengan kawan-kawan yang menjadi tulang punggung keluarga, terutama ibu-ibu, agar bebas dari pajak penghasilan," kata Jazuli yang disambut tepuk tangan meriah ribuan buruh di depan Kantor Gubernur Jatim, Kamis (1/5/2025).
Kebijakan ini disambut hangat oleh elemen serikat pekerja karena menjawab kebutuhan riil di lapangan. Selama ini, banyak perempuan yang menanggung tanggung jawab besar tanpa perlindungan maksimal dari sisi kebijakan fiskal.
Kemudian, seluruh tuntutan buruh Jatim telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dukungan tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Khofifah bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
“17 tuntutan kita sudah ditandatangani beliau, dan akan disampaikan ke Bapak Prabowo Subianto Presiden RI,” ujar Jazuli.
Tindakan cepat dan konkret dari Khofifah menunjukkan keberpihakannya terhadap keadilan struktural bagi buruh perempuan. Kebijakan ini juga dipandang selaras dengan misi nasional penguatan peran perempuan dalam sektor ekonomi.
Langkah Khofifah dinilai sebagai terobosan penting dalam membentuk wajah baru perlindungan buruh yang lebih progresif. Perhatian terhadap buruh perempuan bukan hanya retorika, melainkan strategi kepemimpinan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Buruh Perempuan Mendapatkan Perlindungan Maksimal
Khofifah menegaskan bahwa buruh perempuan adalah pejuang produktif yang menjalani peran domestik dan publik secara bersamaan. Ia mengakui besarnya kontribusi perempuan dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga dan daerah.
“Kita ingin memastikan bahwa buruh perempuan, apalagi yang menjadi kepala keluarga, bisa mendapatkan perlindungan maksimal. Salah satunya melalui penghapusan pajak penghasilan,” ujar Khofifah di hadapan para buruh.