6 Fakta Muzakki Ramdhan Main Film Waktu Maghrib 2: Gaya Rambut Jamet, 80 Persen Adegan Kesurupan

Waktu Maghrib 2 karya sineas Sidharta Tata siap menghantui bioskop dengan barisan bintang segar dari Muzakki Ramdhan, Anantya Kirana, dan Ghazi Alhabsy.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 01 Mei 2025, 14:00 WIB
Waktu Maghrib 2 karya sineas Sidharta Tata siap menghantui bioskop dengan barisan bintang segar dari Muzakki Ramdhan, Anantya Kirana, dan Ghazi Alhabsy. (Foto: Dok. Rapi Films)

Liputan6.com, Jakarta Masih ingat film Waktu Maghrib yang dirilis 2 tahun silam? Ya, karya Sidharta Tata ini mendulang 2,4 jutaan penonton. Kini, Waktu Maghrib 2 siap menghantui bioskop dengan barisan bintang segar. Salah satunya, Muzakki Ramdhan yang kita kenal lewat Gundala.

Dalam film Waktu Maghrib 2, ia berperan sebagai Endro salah satu pemain cadangan sepak bola yang emosinya gampang tersulut. Bahkan, Endro layaknya kompor meleduk yang memanasi rekan satu tim. Untuk peran ini, Muzakki Ramdhan mengubah penampilan.

Gaya busananya ala jamet dengan tata rambut mullet. “Om Tata memberi kebebasan kami. Bebas banget untuk memerankan karakter sejak reading. Kami diberi benang merah karakter tapi terserah mau bagaimana memainkannya,” katanya.

Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkai 6 fakta Muzakki Ramdhan membintangi Waktu Maghrib 2. Menurutnya, ini salah satu syuting paling fun meski 80 persen adegan yang dijalani adalah kesurupan. Seperti apa?

 


1. 20 Tahun Kemudian...

Waktu Maghrib 2 karya sineas Sidharta Tata siap menghantui bioskop dengan barisan bintang segar dari Muzakki Ramdhan, Anantya Kirana, dan Ghazi Alhabsy. (Foto: Dok. Instagram @muzakki.ramdhan)

Dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, baru-baru ini, Muzakki Ramdhan menjelaskan, Waktu Maghrib 2 adalah sekuel dengan latar kejadian dua dekade setelah pendahulunya.

“Ini sekuel. Ceritanya 20 tahun setelah kejadian yang pertama. Kejadian pertama di Desa Jatijajar. Di film kedua, di desa berbeda namanya Giri Tirto. Ceritanya ketika Andi sudah dewasa dan diperankan Omar Daniel, dulu dimainkan Ali Fikry,” urainya.

 


2. Mullet dan Jamet

Waktu Maghrib 2 karya sineas Sidharta Tata siap menghantui bioskop dengan barisan bintang segar dari Muzakki Ramdhan, Anantya Kirana, dan Ghazi Alhabsy. (Foto: Dok. Rapi Films)

Salah satu yang disyukuri Muzakki Ramdhan, Sidharta Tata sangat demokratis di lokasi syuting. Ia mengizinkan pemain membentuk karakternya sendiri termasuk look Endro yang harus tampak menyebalkan. Ide Muzakki Ramdhan soal gaya rambut di-ACC sutradara.

“Dibuat mengesalkan. Akhirnya, aku bikin gaya rambut ala jamet dan mullet. Bayangkan, orang berambut mullet tapi kesurupan, unik banget sih. Belakangnya gondrong, tapi samping-sampingnya habis. Aku enggak malu karena itu Endro bukan Muzakki ha ha ha,” ia menyambung.


3. Syuting Efektif, Retake Paling Banyak 3 Kali

Waktu Maghrib 2 karya sineas Sidharta Tata siap menghantui bioskop dengan barisan bintang segar dari Muzakki Ramdhan, Anantya Kirana, dan Ghazi Alhabsy. (Foto: Dok. Rapi Films)

Sidharta Tata bekerja efektif. Saking efektif, retake paling banyak tiga kali. Itu pun biasanya karena alasan atau gangguan teknis. Itu yang membuat para pemain seperti Anantya Kirana, Sultan Hamonangan, Ghazi Alhabsy, Omar Daniel, dan Muzakki Ramdhan happy berat.

Lanjut Baca:

“Bisa satu sampai dua kali take doang karena kami sudah tahu apa yang mau dibuat. Om Tata sudah sejelas itu memberitahunya. Jadi enak banget, enggak banyak mengulang. Kalau kita take berkali-kali itu emosi makin lama makin habis, kan,” Muzakki Ramdhan menjelaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya