10 Rekomendasi Tempat Liburan Populer di Sumatra Utara

Berlibur ke berbagai destinasi wisata di Sumatera Utara akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 03 Mei 2025, 07:00 WIB
foto: indonesia.travel

Liputan6.com, Medan - Sumatra Utara terkenal dengan keindahan alamnya yang memesona. Wilayah ini juga terkenal dengan ragam warisan budaya dan peninggalan cagar budaya yang menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Berlibur ke berbagai destinasi wisata di Sumatera Utara akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Mengutip dari laman Disbudparekraf Sumut, berikut rekomendasi tempat liburan populer di Sumatera Utara:

1. Air Terjun Sipiso Piso

Air Terjun Sipiso-piso berada di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Destinasi wisata ini merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia.

Air Terjun Sipiso-piso memiliki ketinggian mencapai 120 meter. Kawasan wisata ini menawarkan suasana yang sejuk dan asri karena berada di lereng Gunung Sibayak.

Konon, penamaan Air Terjun Sipiso-piso merujuk pada derasnya aliran air pada air terjun ini yang membentuk garis vertikal. Garis tersebut terlihat menyerupai bilah pisau yang memanjang.

2. Bukit Holbung

Bukit Holbung berlokasi di Desa Holbung, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Bukit di Pulau Samosir ini merupakan salah satu lokasi syuting film Ngeri-Ngeri Sedap (2022).

Bukit Holbung merupakan kawasan perbukitan yang terdiri dari delapan bukit. Beberapa orang kerap mengunjungi bukit ini untuk menikmati keindahan Danau Toba. Wisatawan juga bisa bermalam dengan mendirikan tenda untuk berburu sunrise.

 

Danau Toba

3. Danau Toba

Berbicara tentang destinasi wisata populer di Sumatera Utara tentu tak bisa dilepaskan dari Danau Toba. Danau vulkanik terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di dunia ini memiliki pemandangan alam yang tiada dua.

Terdapat pegunungan dan perbukitan hijau yang mengelilingi danau ini. Tak heran jika Danau Toba menjadi salah satu destinasi andalan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

4. Gedung London Sumatera

Gedung London Sumatera berlokasi di di Jalan Ahmad Yani, Kesawan, Medan, Sumatera Utara. Gedung ini merupakan bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang saat ini menjadi salah satu ikon Kota Medan.

Berdiri sejak ratusan tahun lalu, bangunan ini memiliki daya tarik berupa gaya arsitekturnya yang menyerupai rumah-rumah di London pada abad ke-18. Gedung ini menjadi gedung bertingkat pertama yang memiliki lift di Medan.

5. Istana Maimun

Istana Maimun berada di Jalan Brigadir Jenderal Katamso No.66, Aur, Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara. Ini merupakan istana peninggalan kerajaan Deli yang dipimpin Sultan Al Rasyid Perkasa Alamsyah.

Sebelumnya, Istana Maimun sempat ditempati oleh empat Sultan Melayu yang memerintah saat itu. Pembangunan istana ini dimulai pada 1888 atas bantuan arsitek Capt. Theodoor Van Erp yang juga bekerja sebagai Konijnlijk Nederlands-Indische Leger (KNIL) atau tentara Kerajaan Hindia-Belanda.

Bangunan arsitektur Istana Maimun memadukan gaya Indonesia, Persia, dan Eropa. Bangunan ini juga memiliki nuansa Melayu dan Islam yang kental.

 

Masjid Raya Al-Mashun

6. Masjid Raya Al-Mashun

Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun dibangun pada 1906 hingga 1909. Pada awal pendiriannya, masjid ini menyatu dengan kompleks istana.

Bangunan masjid ini kental dengan nuansa gaya arsitektur khas Timur Tengah, India, dan Spanyol. Menariknya lagi, masjid ini berbentuk segi delapan dengan sayap di bagian selatan, timur, utara, dan barat.

Masjid Raya Medan merupakan saksi sejarah kehebatan suku Melayu, sang pemilik Kesultanan Deli (Kota Medan). Hingga kini, masjid ini masih menjadi destinasi wisata religi sekaligus sejarah yang tak pernah sepi pengunjung.

7. Museum Rahmat International Wildlife Museum & Gallery

Museum Rahmat International Wildlife Museum & Gallery berlokasi di Jalan S. Parman No.309, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara. Museum ini merupakan satu-satunya galeri bertaraf internasional di Asia.

Museum ini memiliki sekitar 2.000 koleksi spesies binatang liar yang telah diawetkan. Koleksi tersebut berasal dari perburuan legal dengan konservasi dan pemanfaatan yang telah dilakukan oleh hampir seluruh negara. Selain itu, koleksi juga berasal dari binatang-binatang yang mati di taman-taman, pemberian dari berbagai negara, serta hasil pembelian secara legal.

8. Museum Rumah Tjong A Fie

Selanjutnya ada Museum Rumah Tjong A Fie atau Museum Tjong A Fie Mansion yang berlokasi di Jalan Jend. Ahmad Yani No.105, Kesawan, Medan, Sumatera Utara. Rumah dua lantai ini dibangun oleh Tjong A Fie, seorang pedagang Hakka yang memiliki banyak tanah perkebunan di Medan.

Pembangunan museum ini dimulai pada 1895. Museum Rumah Tjong A Fie memiliki gaya arsitektur yang dipengaruhi oleh gaya arsitektur China, Melayu, dan art deco. Saat ini, bangunan tersebut telah diakui sebagai bangunan warisan budaya sekaligus museum.

 

Patung Yesus di Sibea-Bea

9. Patung Yesus di Sibea-Bea

Patung Yesus di Sibea-bea berada di Bukit Sibea-bea, Harian Boho, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Lokasi tepatnya berada di Desa Turpuk Sihotang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.

Ikon Bukit Sibea-bea ini berdiri kokoh dengan tinggi sekitar 61 meter. Bahkan, patung Yesus Kristus ini lebih tinggi dibandingkan patung Kristus Penebus di Rio de Janeiro, Brasil. Kawasan ini dilengkapi dengan rumah doa, ragam wisata kuliner, dan panorama alam Danau Toba yang indah.

10. Pulau Samosir

Pulau Samosir tertetak di tengah Danau Toba. Pulau populer di Sumatera Utara ini menawarkan keindahan berupa pantai berpasir putih, air terjun, desa-desa tradisional Batak, serta ragam situs sejarah dan budaya.

Penulis: Resla

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya