Liputan6.com, Jakarta - Selain membagikan dividen, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) juga merombak susunan pengurus pada Senin, 28 April 2025. Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan.
Dalam RUPST Astra Agro Lestari, Santosa diangkat menjadi Presiden Komisaris menggantikan Chiew Sin Cheok. Sementara itu, Djap Tet Fa diangkat sebagai Presiden Direktur atau Direktur Utama Astra Agro Lestri menggantikan Santosa.
Advertisement
Di sisi lain, Veronica Lusi Herdiyanti dan Bandung Sahari juga masuk jajaran direksi menggantikan posisi yang kosong karena pensiun.
Presiden Direktur Astra Agro Lestari Djap Tet Fa mengatakan, akan berupaya menjaga kinerja Perseroan yang telah dibangun sejak lama. Selain itu, konsistensi Astra Agro dalam menjalankan komitmen keberlanjutan akan senantiasa dipelihara karena telah menjadi bagian dari Strategi Perseroan.
"Kami percaya bahwa penerapan Good Agricultural Practices (GAP) selalu bisa berjalan seiring dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. Komitmen Astra Agro dalam mengedepankan kedua aspek tersebut kami yakini dapat meningkatkan kinerja Perusahaan di tahun-tahun mendatang, tentu saja didukung juga dengan riset dan inovasi yang terus dikembangkan,” ujar dia.
Susunan Pengurus
Berikut susunan baru manajemen Astra Agro Lestari:
Presiden Komisaris: Santosa
Komisaris: Johannes Loman
Komisaris Independen: Aridono Sukmanto
Komisaris Independen: Ratna Wardhani
Presiden Direktur: Djap Tet Fa
Direktur: Tingning Sukowignjo
Direktur: Widayanto
Direktur: Eko Prasetyo
Direktur: Arief Catur Irawan
Direktur: Veronica Lusi Herdiyanti
Direktur Bandung Sahari.
Pembagian Dividen 2024
Selain itu, Perseroan juga mengumumkan para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih dalam RUPST. Perseroan membagikan dividen Rp 515,8 miliar atau setara Rp 268 per saham. Dari jumlah dividen tersebut, dividen interim Rp 84 per saham telah dibagikan pada Oktober 2024. Sedangkan sisanya Rp 184 per saham akan dibayarkan pada 28 Mei 2025.
Harga Saham AALI
Pada penutupan sesi pertama, berdasarkan data RTI, harga saham AALI naik 1,68% ke posisi Rp 6.050 per saham. Harga saham AALI dibuka naik 50 poin ke posisi Rp 6.000 per saham. Saham AALI berada di level tertinggi Rp 6.075 dan level terendah Rp 5.950 per saham. Total frekuensi perdagangan 555 kali dengan volume perdagangan 4.845 saham. Nilai transaksi Rp 2,9 miliar.
Kemitraan dengan Masyarakat dan Komitmen Berkelanjutan
Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab, AALI juga aktif menjalin kemitraan dengan masyarakat sekitar melalui program kemitraan inti plasma dan kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat (IGA). Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan.
AALI juga berkomitmen untuk menerapkan praktik perkebunan yang berkelanjutan. Perusahaan ini terus berupaya untuk meminimalkan dampak lingkungan dari operasionalnya dan memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Komitmen ini tercermin dalam berbagai inisiatif yang dilakukan AALI, seperti sertifikasi ISPO dan RSPO.
Dengan kinerja keuangan yang positif, strategi bisnis yang terarah, dan komitmen terhadap keberlanjutan, AALI terus menunjukkan posisinya sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka di Indonesia.