Thy Art Is Murder Siap Guncang Hammersonic Convention di Jakarta

Thy Art Is Murder akan menjadi bintang utama di Hammersonic Convention yang digelar pada Mei 2025 di Jakarta.

oleh Aditia SaputraDiterbitkan 29 April 2025, 11:00 WIB
Hammersonic Convention: Road to 10th Anniversary

Liputan6.com, Jakarta Band deathcore asal Australia, Thy Art Is Murder, akan tampil sebagai bintang utama dalam acara Hammersonic Convention: Road to 10th Anniversary. Konser ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 4 Mei 2025 di Bali United Studio, Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan satu dekade Hammersonic Festival dan juga bagian dari tur Asia yang dilakukan oleh band tersebut pada bulan April hingga Mei 2025.

Dalam konser ini, penggemar akan disuguhkan dengan penampilan dari band lokal Indonesia, Revenge The Fate, yang akan menjadi band pembuka. Selain itu, acara ini juga akan menghadirkan sesi Coaching Clinic dan Talkshow yang akan diisi oleh narasumber-narasumber berpengaruh di industri musik global dan Indonesia. Salah satu narasumber yang telah dikonfirmasi adalah Jona Weinhofen, mantan gitaris Bring Me The Horizon dan I Killed The Prom Queen.

Jona Weinhofen akan membawakan lagu-lagu dari band tersebut serta mengadakan sesi coaching guitar clinic. Selain itu, Tim Distorsi dari band ST.Loco juga akan berbagi pengalamannya di industri musik Indonesia. Konsep acara ini adalah 'Exclusive Intimate Concert', yang menawarkan pengalaman konser yang lebih dekat dan eksklusif bagi para penggemar.


Thy Art Is Murder dan Perayaan Satu Dekade Hammersonic

Thy Art Is Murder dikenal dengan gaya musik yang agresif dan lirik yang menyuarakan isu sosial dan politik. Band ini telah menjadi salah satu ikon dalam genre deathcore global. Penampilan mereka di Indonesia diharapkan menjadi momen bersejarah bagi penggemar musik ekstrem di Tanah Air. "Kami sangat excited untuk bisa tampil di Indonesia dan menjadi bagian dari Hammersonic Convention," ungkap salah satu anggota band.

Acara ini tidak hanya sekadar konser, tetapi juga merupakan kesempatan bagi penggemar untuk mendapatkan wawasan dari para ahli di industri musik. Dengan menghadirkan sesi coaching clinic, Ravel Entertainment berusaha memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi para peserta. "Kami ingin penggemar tidak hanya menikmati musik, tetapi juga belajar dari yang terbaik di bidangnya," tambah panitia acara.

Pembelian tiket untuk acara ini sangat terbatas, sehingga penggemar disarankan untuk segera mengakses informasi lebih lanjut melalui situs web resmi Hammersonic atau akun media sosial Ravel Entertainment. Tiket yang tersedia dipastikan akan cepat habis mengingat antusiasme yang tinggi dari penggemar musik ekstrem di Indonesia.

Lanjut Baca:

Selain penampilan Thy Art Is Murder, Hammersonic Convention akan menampilkan band lokal Revenge The Fate sebagai pembuka. Band ini dikenal dengan energi panggung yang tinggi dan musik yang menggugah semangat. Penampilan mereka diharapkan dapat memanaskan suasana sebelum Thy Art Is Murder tampil di panggung utama. Di sisi lain, sesi Coaching Clinic dan Talkshow akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar. Jona Weinhofen, yang merupakan mantan gitaris dari band-band besar, akan berbagi pengalaman dan teknik bermain gitar yang telah membawanya sukses di industri musik. "Saya tidak sabar untuk bertemu dengan penggemar dan berbagi tips bermain gitar," ujarnya. Tim Distorsi dari ST.Loco juga akan memberikan wawasan tentang perjalanan karirnya di industri musik Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan dapat menginspirasi generasi baru musisi di Indonesia. Dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Hammersonic Convention kali ini menawarkan lebih dari sekadar konser, tetapi juga pengalaman belajar yang berharga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya