Perahu Literasi, Upaya Bagikan Buku bagi Masyarakat Pesisir dan Pulau Terpencil

Mengusung misi sosial, inisiatif itu dirancang untuk menjangkau masyarakat pesisir dan pulau-pulau terpencil di wilayah Lampung hingga Banten.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 30 April 2025, 22:00 WIB
Gerakan Perahu Literasi, inisiatif dari PT Hutama Karya (Persero) bersama anak usahanya PT Hakaaston (HKA) dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) membawa perlengkapan sekolah untuk masyarakat di kawasan Pesisir Lampung. Foto : (Istimewa).

Liputan6.com, Lampung - Memperingati Hari Buku Sedunia, PT Hutama Karya (Persero) bersama anak usahanya PT Hakaaston (HKA) dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menghadirkan inovasi edukatif bertajuk “Gerakan Perahu Literasi”. Program itu diluncurkan pada Kamis (24/4/2025) di Pantai Minang Rua, Lampung Selatan. Dengan mengusung misi sosial, inisiatif itu dirancang untuk menjangkau masyarakat pesisir dan pulau-pulau terpencil di wilayah Lampung hingga Banten.

Peluncuran itu menjadi bukti nyata komitmen perusahaan BUMN dalam mendukung akses pendidikan yang merata dan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri. “Perahu Literasi adalah bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada Pilar Pendidikan. Kami ingin setiap anak, bahkan yang tinggal di wilayah terpencil, merasakan manfaat buku dan semangat belajar,” ujar Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Jumat (25/4/2025).

Perahu Literasi tidak hanya membawa semangat membaca, tetapi juga sarat dengan bantuan edukatif. "Hutama Karya Group menyerahkan satu unit perahu pustaka berbahan fiber lengkap dengan motor penggerak, satu unit laptop, 150 tas sekolah, 150 pasang sepatu, 150 paket alat tulis, serta 340 buku hasil donasi dari karyawan perusahaan," jelas dia.

Seluruh bantuan tersebut dikirimkan ke sejumlah titik strategis di kawasan pesisir, antara lain Pulau Rimau Balak, Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, Pantai Guci Batu Kapal, Pantai Mutun, hingga Pulau Sangiang. Diperkirakan lebih dari 300 siswa akan merasakan langsung manfaat dari fasilitas ini. Mereka kini memiliki akses ke bacaan yang lebih luas dan peralatan belajar yang memadai.

Acara peluncuran berlangsung meriah, dibuka dengan seremoni adat yang disaksikan oleh perwakilan perusahaan, tokoh adat Lampung, dan pejabat daerah. Prosesi simbolik peluncuran perahu pun dilakukan dengan melempar kendi ke laut, simbol harapan akan perjalanan ilmu yang terus mengalir.

Semangat Literasi

Ketua Komunitas Penggiat Perahu Pustaka, Radmiadi, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. Ia menyebut, kehadiran Perahu Literasi sangat membantu anak-anak yang sebelumnya sulit mendapatkan buku bacaan berkualitas. “Sekarang anak-anak jadi lebih semangat belajar. Bantuan laptop juga sangat berarti, karena bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ungkap Radmiadi.

Gerakan ini sejatinya merupakan lanjutan dari program literasi yang telah dimulai sejak 2016. Namun, sempat terhenti karena kerusakan armada. Kini, berkat dukungan penuh dari Hutama Karya Group, semangat literasi kembali berlayar dan menjangkau lebih banyak anak di pelosok negeri. Menurut Adjib, inisiatif ini lebih dari sekadar donasi. “Ini adalah bagian dari transformasi BUMN dalam membangun budaya dan nilai bangsa melalui pendidikan. Kami ingin mendukung agenda besar menuju Indonesia Emas 2045, dengan memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam akses ilmu pengetahuan,” jelas dia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya