Liputan6.com, Jakarta Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh Felicia Putri Tjiasaka, lulusan angkatan 2013 dari jurusan Banking and Finance President University. Dengan IPK 3,9, hampir menyentuh predikat Cum Laude, Felicia kini diterima untuk melanjutkan studi S2 di Harvard University, Amerika Serikat, dengan beasiswa penuh.
“Puji Tuhan, saya akan berangkat kuliah pada Agustus 2025 ini,” ujar Felicia penuh syukur, Rabu (16/4/2025).
Advertisement
Felicia, yang memulai karier profesionalnya di Bursa Efek Indonesia pada 2016 hingga 2020, membagikan kisah perjalanan panjang menuju keberhasilan meraih beasiswa di Harvard. Segalanya bermula pada 2021, ketika ia mewakili Indonesia di acara YouTube Education Summit di Amerika Serikat. Di sela kesibukannya, Felicia menyempatkan diri mengunjungi kampus-kampus ternama, termasuk Harvard University.
“Saat itu, saya langsung jatuh cinta dengan Harvard dan bertekad untuk kembali sebagai mahasiswa,” kenangnya.
Tekad Felicia semakin kuat pada 2023, setelah ia bertemu dengan Founder President University sekaligus Presiden Direktur PT Jababeka Tbk, SD Darmono. Menurut Felicia, pertemuan tersebut memberikan dorongan besar dalam mengejar impiannya.
“Pak Darmono menyemangati saya untuk terus mengejar mimpi tanpa melupakan hubungan personal dengan keluarga dan pasangan. Karena itu, saya mendaftar ke beberapa universitas untuk jurusan ilmu administrasi publik. Puji Tuhan, saya diterima di UC Berkeley dan Columbia University, tetapi ditolak oleh Harvard Kennedy School,” ungkap Felicia.
Tak menyerah meski sempat gagal
Meski sempat gagal, Felicia tidak menyerah. Ia menunda keberangkatannya ke UC Berkeley dan kembali mencoba mendaftar ke Harvard Kennedy School pada 2024. Proses tersebut bukan tanpa tantangan—Felicia harus mengambil tes IELTS dua kali, mengulang tes GRE hingga tiga kali, dan mengikuti tiga kelas kalkulus online di UC Berkeley demi memenuhi persyaratan ketat Harvard.
“Puji Tuhan, pada Maret 2025, saya akhirnya menerima surat penerimaan dari Harvard Kennedy School untuk program Master of Public Administration in International Development, jurusan yang telah saya impikan selama bertahun-tahun. Lebih istimewanya lagi, saya akan berangkat bersama suami saya pada Agustus nanti,” kata Felicia bahagia.
Dukungan pihak President University
Felicia, yang baru saja menikah pada awal 2025, merasa bahwa pencapaiannya merupakan bagian dari rencana indah yang telah digariskan Tuhan.
“Kalau saya diterima di Harvard untuk intake 2024, mungkin saya harus menjalani LDR selama dua tahun. Saya bersyukur atas jalan yang telah ditentukan ini, termasuk nasihat dari Pak Darmono dan para senior akademisi President University yang selalu mengingatkan saya untuk menyeimbangkan karier dan keluarga,” tutup Felicia.