Diduga Jadi Biang Kerok Banjir di Panjang hingga Telan 3 Korban Jiwa, PT Pelindo Buka Suara

Sebanyak 3 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang diduga disebabkan oleh penutupan saluran air oleh PT Pelindo Regional II Panjang.

oleh Ardi MuntheDiperbarui 22 April 2025, 12:18 WIB
Junior Manager Fasilitasi PT Pelindo Regional II Panjang, Lingga. Foto : (Liputan6.com/Ardi).

Liputan6.com, Lampung - Banjir besar yang melanda Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Senin (21/4/2025), kini menelan korban jiwa. Sebanyak 3 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang diduga disebabkan oleh penutupan saluran air oleh PT Pelindo Regional II Panjang. 

Sedikitnya 1.000 rumah warga di Kelurahan Panjang Utara terdampak parah dalam insiden itu.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyatakan bahwa PT Pelindo sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas musibah tersebut. Ia menyebut saluran air di kawasan pelabuhan sengaja ditutup, menyebabkan air tidak dapat mengalir dan meluap ke pemukiman warga.

"Banyak saluran air yang ditutup bangunan. Kami temukan beberapa gorong-gorong yang mengarah ke area Pelindo juga tak terbuka. Akibatnya, air meluap ke rumah warga," kata Eva saat meninjau lokasi banjir, Senin (21/4/2025).

Pelindo Sebut Ada Penutupan Tembok, Bukan Drainase

Menanggapi tudingan tersebut, PT Pelindo Regional II Panjang akhirnya buka suara. Melalui Junior Manager Fasilitasi, Lingga, pihak Pelindo menyatakan bahwa penutupan itu bukan lah drainase melainkan tembok pelabuhan yang memang sudah berlangsung lama. 

"Ini proses penutupan sudah lama, namun bukan drainase, tetapi pembangunan tembok sudah ada sejak 2010, untuk keamanan kawasan pelabuhan. Namun demikian, kita proses benahi saluran air di luar tembok yang tersumbat oleh sampah dan tanah," kata Lingga, Senin (21/4/2025).

Lingga mengklaim pihaknya tidak tinggal diam dan berkomitmen untuk membenahi sistem drainase. 

Lingga menyatakan Pelindo siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menuntaskan persoalan banjir di Panjang.

"Yang jelas, kita siap berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota. Kita berharap sama, mudah-mudahan banjir ini bisa segera ditangani," jelasnya.

Pelindo berjanji akan melakukan perbaikan drainase secara bertahap di sejumlah titik krusial agar distribusi air kembali lancar. 

"Kita akan bagi beberapa titik sehingga distribusi air bisa berjalan. Untuk kepastian pengerjaannya, akan segera kami sampaikan ke manajemen," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya