Tsania Marwa Bahas Tokoh Alia Sinetron SCTV Cinta di Ujung Sajadah, Penghalang Fauzan dan Rindu

Salah satu daya tarik sinetron Cinta di Ujung Sajadah, tarik ulur hubungan Rindu-Fauzan. Ini diamini Tsania Marwa pemeran Alia, salah satu tokoh antagonis.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 17 April 2025, 20:30 WIB
Salah satu daya tarik sinetron Cinta di Ujung Sajadah, tarik ulur hubungan Rindu-Fauzan. Ini diamini Tsania Marwa pemeran Alia, salah satu tokoh antagonis. (Foto: Dok. Instagam @tsaniamarwa54)

Liputan6.com, Jakarta Salah satu daya tarik sinetron Cinta di Ujung Sajadah yakni tarik ulur hubungan kedua tokoh utama yakni Rindu dan Fauzan. Hal ini diamini Tsania Marwa pemeran Alia, salah satu tokoh antagonis dalam sinetron tersebut.

“Ada tarik ulurnya antara hubungan Fazan Rindu yang penonton kan sangat nge-ship couple Fauzan-Rindu. Mungkin itu yang paling bikin ditunggu-tunggu kayak: Mereka kira-kira akan rujuk enggak? Bersatu enggak?” katanya.

Dalam sinetron SCTV ini, Alia berkali mencoba menghancurkan hubungan Fauzan dan Rindu. Berkali pula Alia menelan pil pahit karena cintanya bertepuk sebelah tangan. Walhasil, drama cinta ini makin panas.

Terang-terangan Tsania Marwa menyebut Alia dinding penghalang hubungan Fauzan Rindu. Sederet ulah dan rencana jahatnya berkali bikin pemirsa geregetan hingga tak habis pikir.

 


Satu Penghalang

Tsania Marwa lega setelah MK kabulkan gugatan pasal 330 KUHP untuk menjerat orang tua bukan pemegang hak asuh inkrah yang mengambil paksa anak. (Foto: Dok. Instagram @tsaniamarwa54)

“Di sisi lain, ada satu penghalang yang terus-terusan mencoba menghalangi mereka. Si Alia ini. Jadi mungkin, yang paling ditunggu-tunggu, momen kira-kira Fauzan dan Rindu bisa balik enggak,” Tsania Marwa mengulas.

Melansir wawancara tayangan Halo Selebriti yang diunggah di kanal YouTube SCTV, Kamis (17/4/2025), Tsania Marwa menjelaskan, plot dan konflik Cinta di Ujung Sajadah menjalar ke ke banyak keluarga.

 


Ngejar-ngejar Fauzan...

Sinetron Cinta di Ujung Sajadah tayang di SCTV. (dok. SCTV/Sinemaart)

Kelaurga Fauzan salah satu yang terdampak. Belum lagi, keluarga besar Ratih, yang dimainkan dengan apik oleh Minati Atmanegara. Bahkan, Tsania Marwa sendiri ketika membaca naskah sampai tertegun.

“Masih ngejar-ngejar Fauzan walaupun ditolak terus. Plotnya ke keluarga Fauzan, ke mertua aku, Ratih yang diperankan Minati Atmanegara sama adik ipar aku juga, Gemi Nastiti, paling sama anak-anak juga karena ceritanya, Alia punya dua anak,” urainya.


Cerita ke Depan Seperti Apa?

Logo SCTV

Saking menariknya sinetron ini, sejumlah pertanyaan terbit di benak penonton. Pertama, akankah hubungan Rindu dan Fauzan berakhir indah? Pertanyaan lain, akankah Alia menuai karma atas segala kegilaan yang dilakukannya?

“Jujur tidak tahu cerita ke depan seperti apa. Ketika kami baca skenario, kami sama kagetnya sama kalian yang menonton di rumah. Aku belum bisa komentar banyak karena kami sebagai pemain enggak dikasih tahu,” cetus Tsania Marwa.

Sinetron Cinta di Ujung Sajadah mengudara di layar kaca SCTV Satu untuk Semua tiap hari jam 20.05 WIB. Diadaptasi dari buku karya Asma Nadia, konflik Cinta di Ujung Sajadah makin greng dan menegangkan.

Indeks Kualitas Siaran Program Televisi Nasional

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya