Liputan6.com, Jakarta - Gunung Nungkok, sebuah destinasi menarik di Malaysia, menyimpan banyak keindahan dan tantangan bagi para pendaki. Terletak di daerah Kota Belud, Sabah, Malaysia, gunung ini bukan hanya sekadar latar belakang pemandangan, tetapi juga menawarkan pengalaman pendakian unik.
Mengutip dari laman Gunung Bagging, Minggu, 13 April 2025, gunung ini memiliki ketinggian 1.652 meter di atas permukaan laut (mdpl). Terbilang gunung dengan ketinggian sedang, namun cukup menantang karena jalur pendakiannya yang curam.
Advertisement
Gunung ini dikenal oleh masyarakat setempat sebagai anak dari Gunung Kinabalu. Meskipun sangat kecil dibandingkan dengan induknya yang besar, puncaknya patut jadi salah satu daftar gunung di Negeri Jiran yang wajib dijelajahi, meski tentu orang lebih mengenal Kinabalu.
Masih banyak hal mengenai Gunung Nungkok selain lokasi maupun ketinggiannya. Berikut enam fakta menarik Gunung Nungkok yang dirangkum Tim Lifestyle Liputan6.com dari berbagai sumber.
1. Pemandangan Gunung Kinabalu dari Punaknya
Pertama, gunung ini memberikan pandangan yang menakjubkan terhadap Gunung Kinabalu, terutama di pagi hari yang cerah. Gunung Kinabalu yang menjulang tinggi terlihat di seberang.
Pemandangan ini sangat menakjubkan, terutama saat cuaca cerah. Namun, perlu diingat, puncak selatan Nungkok sedikit lebih tinggi, dengan ketinggian resmi 1.652 mdpl, meskipun jalur pendakian tidak mengarah ke sana. Meskipun ketinggiannya lebih rendah, sering kali Gunung Nungkok disalahartikan sebagai Gunung Kinabalu saat cuaca berkabut.
2. Jalur Pendakian Menantang
Lokasi Gunung Nungkok yang berada di Kota Belud, Sabah, menjadikannya bagian dari kawasan yang kaya akan keindahan alam dan destinasi pendakian lainnya. Jika Anda mencari petualangan, pendakian ke puncak Gunung Nungkok adalah pilihan yang tepat.
Namun, bersiaplah, karena jalur pendakiannya cukup curam dan bebatuan memerlukan stamina yang baik. Namun, jangan khawatir, karena ada beberapa titik perhentian yang dapat Andanikmati sepanjang perjalanan.
Salah satunya adalah di Daayan, di mana medan menjadi lebih berbatu, dan kamu bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Kepuasan saat mencapai puncak adalah ganjaran yang tak ternilai harganya.
3. Titik Awal Pendakian ke Gunung Nungkok
Jalur pendakian dimulai dari Kampung Tambatuon, yang merupakan titik pendaftaran resmi. Di sini, pendaki bisa menikmati suasana desa yang tenang sebelum memulai perjalanan.
Sebaiknya, mulailah pendakian di pagi hari, sekitar pukul 4 pagi, untuk mendapatkan kesempatan melihat pemandangan sebelum awan datang. Jika Anda tidak menggunakan kendaraan 4WD, mungkin harus berjalan kaki dari desa Tambatuon.
4. Kawasan Raflesia di Gunung Nungkok
Di sepanjang jalur, pendaki juga akan menemukan 'Kawasan Rafflesia', yang terkenal dengan bunga rafflesia yang langka. Raflesian ini berada di ketinggian 760 mdpl.
Jika beruntung, Anda bisa melihatnya saat sedang mekar, namun ingat untuk tidak menyentuhnya.Selain itu, ada beberapa rambu jalan yang memberikan motivasi untuk terus melanjutkan pendakian yang semakin curam. Setelah puas menyaksikkan Rafflesia, pendaki akan melalui Daayan di ketinggoan 910 mdpl.
5. Keberadaan Fasilitas Homestay
Meski Gunung Nungkok kurang populer dibandingkan Gunung Kinabalu, keberadaan fasilitas di sekitarnya cukup memadai. Terdapat tempat perkhemahan dan homestay yang bisa membuat perjalanan pendski lebih nyaman dibandingkan harus tinggal di tenda.
Ini sangat membantu bagi para pendaki yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu untuk menikmati keindahan alam sekitar. Inisiatif lokal di Kampung Tambatuon juga patut diacungi jempol. Mereka menyediakan makanan bagi para pendaki setelah kembali dari perjalanan, yang tentunya menjadi nilai tambah tersendiri. Dengan dukungan komunitas lokal, pengalaman mendaki menjadi lebih berarti.
6. Keselamatan dan Perencanaan Pendakian
Walaupun Gunung Nungkok menawarkan pengalaman yang unik, penting untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Pastikan untuk memeriksa kondisi cuaca dan jalur pendakian sebelum berangkat.
Keselamatan diri adalah prioritas utama, jadi persiapkan diri dengan baik dan jangan ragu untuk meminta bantuan jika diperlukan. Dalam kondisi kering, kendaraan 4WD akan dapat membawa Anda menyeberangi sungai dan menaiki jalur menuju titik awal resmi, tetapi bersiaplah untuk mulai berjalan kaki dari Tambatuon sendiri jika banyak hujan turun pada hari-hari sebelumnya.
Tambatuon sendiri jika banyak hujan turun pada hari-hari sebelumnya. Waktu mulai pendakian biasanya adalah pukul 4 pagi, jadi Anda memiliki peluang bagus untuk melihat pemandangan di puncak sebelum awan datang, tetapi tanpa kendaraan 4WD, Anda mungkin ingin melakukannya pada pukul 03.00 pagi.
Setelah mengagumi pemandangan, kembalilah dengan cara yang sama dalam 3-4 jam. Jika tepat waktu pendaki bisa menikmati makan siang di Tambatuon.