Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali merancang strategi serangan untuk musim depan, dan nama striker Udinese, Lorenzo Lucca, kini masuk dalam daftar pemain utama mereka di bursa transfer musim panas. Klub berjuluk Setan Merah itu bersiap memoles lini depan menjelang kickoff musim 2025–26.
Di tengah manuver transfer yang semakin sengit, beberapa nama lain juga masuk radar seperti Victor Osimhen dari Napoli, Liam Delap dari Ipswich Town, dan Viktor Gyokeres dari Sporting Lisbon. Namun, Lucca disebut menjadi salah satu kandidat yang paling serius dipertimbangkan untuk memperkuat barisan depan di Old Trafford.
Advertisement
Menurut laporan dari The Sun, MU siap melayangkan tawaran senilai 25 juta poundsterling untuk memboyong Lucca, striker jangkung berpostur 6 kaki 7 inci. Dengan tingginya tersebut, ia bisa menjadi senjata udara mematikan yang mampu memenangkan duel di kotak penalti lawan.
Selama musim ini bersama Udinese, pemain internasional Italia tersebut telah mencatatkan 12 gol dan 2 assist dari 32 penampilan, merupakan statistik yang cukup solid untuk pemain yang berperan sebagai target man. Secara keseluruhan, ia sudah mencetak 21 gol dan menyumbangkan 6 assist dari 71 laga berseragam Udinese, termasuk saat masih dalam status peminjaman.
Di level internasional, Lucca sudah mengantongi tiga caps bersama timnas Italia. Ia sempat dipanggil ke skuad Azzurri untuk laga internasional bulan Maret, namun harus mundur dari lapangan lebih awal karena cedera. Sebuah kejadian yang tentu jadi catatan penting bagi tim medis MU sebelum finalisasi transfer.
Bursa Memanas, Lucca Jadi Komoditas Panas Musim Panas
Arsenal dan Liverpool juga ikut serta dalam perlombaan untuk mengamankan jasa Lucca. Kedua klub raksasa Liga Primer itu tengah menyusun strategi transfer untuk memperkuat lini serang mereka menjelang kick-off bursa musim panas. Mereka sama-sama ingin menambah amunisi baru di sektor depan agar bisa tampil lebih tajam di musim mendatang.
Striker bertubuh jangkung ini sudah malang melintang di sejumlah klub, mulai dari Vicenza, Torino, Palermo, hingga Pisa, sebelum akhirnya mendarat di Udinese. Ia sempat menjalani masa peminjaman di Ajax pada musim 2022-23, di mana ia mencatatkan dua gol dan satu assist dari total 16 penampilan dengan performa yang bisa dibilang cukup sebagai pemain pelapis.