Curah Hujan Tinggi, Banjir dan Longsor Terjang Tapin Kalsel

Beberapa daerah mengalami dampak akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir dan longsor

oleh Aslam MahfuzDiterbitkan 02 April 2025, 20:00 WIB
Kondisi Banjir di Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan. (Liputan6.com/Ist-BPBD Tapin)

Liputan6.com, Tapin - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) melaporkan situasi dan kondisi terkini terkait cuaca serta bencana alam yang terjadi di wilayah Kalsel. Dalam hal ini dilaporkan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), beberapa daerah mengalami dampak akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir dan longsor.

“Telah terjadi bencana banjir di Kabupaten Tapin, hujan deras yang terjadi sejak dini hari menyebabkan banjir di beberapa wilayah Kabupaten Tapin,” dalam laporan Plt Kepala BPBD Kalsel, Faried Fakhmansyah, Banjarbaru, Selasa (1/4/2025).

Bencana banjir di Kabupaten Tapin terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Tapin, seperti di Kecamatan Tapin Selatan, Desa Harapan Masa 11 KK terdampak dengan kedalaman air 5-60 cm. Di Kelurahan Tambarangan 136 KK terdampak, kedalaman air 10-90 cm. dan Desa Sawang 51 KK terdampak, kedalaman air 10-100 cm.

Kecamatan Tapin Utara, di Komplek Labuhan Permai 107 rumah terendam, kedalaman air 20-70 cm. Kemudian Kecamatan Lokpaikat, Kelurahan Bitahan 10 rumah dan 1 sekolah terendam, kedalaman air 20-50 cm.

Petugas dari BPBD Kabupaten Tapin bersama tim gabungan telah melakukan pengecekan lokasi, pendataan warga terdampak, dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada.

 

Longsor dan Jembatan Ambles

Jembatan penghubung antardesa di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan amblas akibat hujan deras. (Liputan6.com/Ist)

Tidak hanya banjir, akibat dari curah hujan yang tinggi di Tapin juga menyebabkan tanah longsor dan jembatan amblas di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Bungur. Longsor menutup akses jalan sepanjang 50 meter.

Petugas BPBD bersama TNI dan POLRI telah berhasil membersihkan material longsor sehingga jalan sudah bisa dilewati, meskipun masih ada potensi longsor susulan.

Dilaporkan, di lokasi yang sama, juga terdapat sebuah jembatan ambles akibat derasnya arus sungai. Sehingga untuk sementara, warga hanya dapat melintasi jembatan darurat yang dibuat oleh petugas dan masyarakat setempat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya