Aktivitas pemudik saat berada di kapal penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan, Banten, Kamis (27/3/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Jelang puncak arus mudik Lebaran 2025, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mengoptimalkan layanan penyeberangan bagi pemudik sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, Banten. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Berbagai langkah strategis telah diterapkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) khususnya di Pelabuhan Ciwandan, Banten, seperti penambahan jadwal keberangkatan, kapal, dermaga, serta optimalisasi sistem tiket elektronik. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Berdasar hasil evaluasi arus Mudik pada Lebaran 2024 lalu menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi dan optimalisasi jadwal mampu memangkas waktu antrean, dari rata-rata tiga jam menjadi satu jam. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Pemudik yang akan menyeberang ke pulau Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan, Banten diimbau memastikan terlebih dulu tiket Ferizy mereka sesuai jadwal keberangkatan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sebelumnya, pada H-5 Lebaran 2025, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 11.800 unit kendaraan roda dua atau sepeda motor telah menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung melalui Ciwandan, Banten. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Jumlahnya diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Mengingat puncak arus mudik Lebaran 2025 baru akan terjadi pada Jumat (28/3/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)