Liputan6.com, Jakarta Mangaka atau komikus Jepang adalah sosok kreatif di balik karya-karya manga yang mendunia. Mereka bukan hanya memiliki kemampuan menggambar yang luar biasa, tetapi juga pemahaman mendalam tentang alur cerita dan karakter.
Salah satu mangaka yang baru-baru ini mencuri perhatian adalah Kei Kusunoki, yang dikenal melalui karya-karya seperti Yagami-kun’s Family Affairs dan Ogre Slayer.
Advertisement
Baru-baru ini, Kusunoki membuat pengumuman mengejutkan di media sosial, mengungkapkan bahwa suaminya telah selingkuh selama lebih dari satu dekade.
Dalam unggahan di platform X, ia menyatakan bahwa suaminya menjalin hubungan gelap dengan mantan pacar teman sekelasnya di bangku SMP. Hal ini tentu saja mengejutkan banyak orang, terutama penggemar setianya.
Tidak hanya mengungkapkan fakta mengejutkan tersebut, Kusunoki juga menuduh bahwa sekelompok mantan teman sekelas suaminya turut membantu menutupi perselingkuhan ini dengan memberikan alibi. Situasi ini menjadi lebih rumit dan menambah drama dalam kehidupan pribadinya.
Kusunoki bahkan mempertimbangkan untuk menuangkan pengalaman pahit ini ke dalam karya manga miliknya. Ia meminta pendapat para pengikutnya mengenai apakah hal tersebut layak untuk diangkat ke dalam cerita manga.
Profil Kei Kusunoki dan Karyanya
Mayumi Ōhashi, yang lebih dikenal dengan nama pena Kei Kusunoki, lahir pada 24 Maret 1966 di Iwakura, Prefektur Aichi. Ia adalah seorang mangaka yang dikenal dengan karya-karya bergenre horor dan komedi.
Beberapa karyanya yang populer meliputi Yagami-kun's Family Affairs, Ogre Slayer, dan Girls Saurus. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Kusunoki telah membuktikan diri sebagai salah satu mangaka yang produktif dan berbakat.
Karier Kusunoki dimulai pada tahun 1982 ketika ia debut di majalah Ribon Original dengan karyanya berjudul Nanika ga Kanojo Tōri Tsuita?.
Sejak saat itu, ia terus berkarya dan menghibur banyak pembaca dengan cerita-cerita uniknya. Meskipun sebagian besar karyanya belum diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, tetapi ia tetap memiliki basis penggemar yang setia.
Selain berkarya sendiri, Kusunoki juga pernah berkolaborasi dengan saudara kembarnya, Kaoru Ōhashi, yang juga berprofesi sebagai mangaka. Keduanya dikenal memiliki gaya bercerita yang khas dan mampu menarik perhatian pembaca. Meskipun Kusunoki sempat vakum dari dunia manga akibat masa sulit yang dihadapinya, ia berhasil bangkit kembali dengan menulis manga Bitter Virgin.