Liputan6.com, Lampung - PT Bakauheni Terbanggi Besar (BTB) Toll Road memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen bagi pengendara selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2025.
Direktur PT BTB, I Wayan Mandia mengatakan bahwa diskon tarif tol ini akan berlaku selama empat hari, yaitu dua hari saat arus mudik dan dua hari saat arus balik.
Advertisement
"Untuk diskon tarif tol, sampai saat ini belum ada perubahan. Kami akan memberikan diskon 20 persen pada saat mudik, yakni pada 24-25 Maret 2025, dan pada arus balik tanggal 8-9 April 2025," ujar I Wayan Mandia, di Kantor Gerbang Tol Kota Baru, Lampung Selatan, Selasa (11/3/2025).
Adapun kategori pengendara yang berhak mendapatkan diskon tarif tol ini adalah:
• Arus mudik: Berlaku untuk perjalanan dari GT Bakauheni Selatan ke GT Kayu Agung dan GT Kayu Agung Utama (rute terjauh) pada 24 Maret pukul 07.00 WIB hingga 26 Maret pukul 07.00 WIB.
• Arus balik: Berlaku untuk perjalanan dari GT Kayu Agung & GT Kayu Agung Utama ke GT Bakauheni Selatan (rute terjauh) pada 8 April pukul 07.00 WIB hingga 10 April pukul 07.00 WIB.
Kesiapan Infrastruktur Tol
Lebih lanjut, I Wayan Mandia memastikan kesiapan infrastruktur Tol Bakauheni-Terbanggi Besar untuk menyambut musim mudik Lebaran 2025.
Dia menerangkan, kondisi jalan tol dalam keadaan prima, dengan 12 rest area siap difungsikan untuk mendukung kenyamanan pemudik.
Pihaknya juga memperkirakan peningkatan trafik kendaraan selama Lebaran tahun ini mencapai 61 persen dibandingkan kondisi normal.
"Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025 dengan sekitar 58 ribu kendaraan melewati tol, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 7 April 2025 dengan volume mencapai 61 ribu kendaraan," bebernya.
Antisipasi Penumpukan di Pelabuhan Bakauheni
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, PT BTB telah berkoordinasi dengan ASDP, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian terkait sistem delay kendaraan.
"Kami telah menyiapkan tiga rest area untuk mendukung sistem delay ini, yaitu di KM 20B, KM 49, dan KM 87. Namun, berdasarkan pengalaman tahun lalu, rest area yang paling optimal digunakan adalah di KM 20B dan KM 49," pungkasnya.