6 Cara Singkat Ubah Pegawai Terbaik Jadi Manajer Hebat

Ada kalanya seorang pemimpin perusahaan salah memilih pegawai terbaik yang sebetulnya belum siap menjadi manager hebat. Berikut adalah tips untuk mencegah terjadinya hal tersebut?

oleh Liputan6Diterbitkan 21 Mei 2013, 21:14 WIB
Cerita ini pasti tak aneh lagi. Sebuah perusahaan mempunyai seorang karyawan pekerja keras dan siap untuk mendapat tanggung jawab lebih besar. Hasilnya, perusahaan mengangkatnya menjadi supervisor atau manager, atau pimpinan bagi pegawai lainnya.

Anda senang melakukannya. 'Selamat!! Kamu jadi manajer sekarang.' Begitu kira-kira kata-kata tulus yang Anda sampaikan pada karyawan terbaik itu.

Sayang sekali, tak lama kemudian Anda mungkin menyesal. Dan mulai menyadari ada yang salah dengan karyawan terbaik itu. Anda lupa satu hal: membantunya  belajar untuk mengemban tanggung jawab di posisi baru. Anda pun tak pernah melatihnya untuk menjadi manajer.

Kebanyakan supervisor atau manajer tak dilatih terlebih dulu untuk bertanggung jawab pada pekerjaannya. Hanya karena kinerjanya yang cukup baik saat menjadi karyawan biasa, belum tentu dengan jabatan yang lebih tinggi, seseorang menunjukkan kinerja yang sama atau lebih baik.

Jika Anda seorang atasan dan bermaksud meningkatkan karir karyawan terbaik Anda, dikutip dari laman Inc.com, Selasa (21/5/2013) berikut adalah tips dari Paul Spiegelman yang merupakan pendiri sekaligus CEO Bery Health, perusahaan yang mengelola interaksi pasien rumah sakit serta salah satu pendiri Small Giant Community:
 
1. Sediakan mentor untuknya berlatih selama beberapa waktu

2. Turut berinvestasi pada latihan internal dan eksternalnya

3. Tunjukkan cara agar dia bisa jadi panutan bagi karyawan lain

4. Ajarkan perbedaan manajemen dan kepemimpinan

5. Sering mengecek kinerja dan persoalan yang dihadapi karyawan Anda

6. Pastikan karyawan Anda menyukai peran barunya di kantor.

Ingat, manager dan supervisor punya pengaruh besar pada kondisi kerja di kantor. Perannya setelah naik jabatan tak bisa dianggap remeh. Lengkapi dan kuatkan fondasi kemampuan para karyawan sebelum naik jabatan, supaya hasilnya nanti menguntungkan. (Shd)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya