Liputan6.com, Bandar Lampung: Para sopir dan kernet PT Prima Langgeng Dian Agung, Pelabuhan Panjang, Lampung, menggelar aksi unjuk rasa, baru-baru ini. Mereka menuntut tunjangan hari raya dan kenaikan gaji yang pernah dijanjikan manajemen perusahaan itu. Aksi yang membawa sembilan trailer ini sempat mengundang perhatian masyarakat dan memacetkan Kota Bandar Lampung.
Selain dua tuntutan itu, para buruh juga meminta agar diikutsertakan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja, mengingat pekerjaan mereka sangat berbahaya. Itu sebabnya, para kernet menuntut kenaikan upah dari Rp 25 ribu menjadi Rp 100 ribu per bulan. Bahkan, uang trip yang biasa sebesar Rp 2.500 sekali jalan juga harus dinaikkan.
Sementara itu, sejumlah buruh yang tak mengikuti aksi tampak mengadakan perundingan dengan manajemen perusahaan. Akhirnya, perusahaan mengabulkan tuntutan para buruh. Namun tuntutan mengenai kenaikan gaji dan upah trip belum bisa disetujui.(PIN/Bisrie Merduani)
Selain dua tuntutan itu, para buruh juga meminta agar diikutsertakan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja, mengingat pekerjaan mereka sangat berbahaya. Itu sebabnya, para kernet menuntut kenaikan upah dari Rp 25 ribu menjadi Rp 100 ribu per bulan. Bahkan, uang trip yang biasa sebesar Rp 2.500 sekali jalan juga harus dinaikkan.
Sementara itu, sejumlah buruh yang tak mengikuti aksi tampak mengadakan perundingan dengan manajemen perusahaan. Akhirnya, perusahaan mengabulkan tuntutan para buruh. Namun tuntutan mengenai kenaikan gaji dan upah trip belum bisa disetujui.(PIN/Bisrie Merduani)