Dalam kesempatannya itu, Udinese hanya menelan sekali kekalahan. Sisanya, mereka mampu menang 7 kali dan imbang 2 kali. Yang mengagumkan, tim berjuluk Il Zebrette itu mampu menorehkan 7 kemenangan berturut-turut. Prestasi tersebut akhirnya membuat mereka kini bertengger di peringkat ke-5 klasemen Serie A dengan torehan 63 poin.
Jika mendapat kemenangan, Udinese tak hanya bisa menghiasi catatan penampilan mereka di akhir musim ini. Dengan raihan poin sempurna, tim asuhan Francesco Guidolin itu bakal menembus Liga Europa musim depan. Karenanya, lawatan ke markas Inter tak dijadikan suatu kengerian buat Udinese.
Dari 17 kemenangan yang mampu diraih Udinese musim ini, 6 di antaranya mampu mereka dapatkan di laga tandang. Ini tentunya bisa menjadi peringatan berbahaya buat kubu Inter. Sebab, Inter sendiri hanya bisa mendapat 8 kemenangan saat bermain di depan pendukungnya.
Musim ini, Inter memang tak mampu menunjukkan diri sebagai tim raksasa Italia. Mereka sudah mengantungi kekalahan di 15 pertandingan. Dari catatan buruknya tersebut, Inter kini harus terlempar dari posisi top five dan terdampar di peringkat ke-9 klasemen. Hingga pekan ke-37, I Nerazzurri baru bisa mendapatkan 54 poin.
Nasib sial Inter tak berhenti sampai soal kekalahan saja. Mereka masih harus diterpa persoalan badai cedera yang dialami sejumlah pemain inti. Sampai pekan terakhir, beberapa pemain penting Inter seperti Antonio Cassano, Javier Zanetti, Diego Milito, Rodrigo Palacio, Walter Samuel, Yuta Nagatomo, dan Jonathan masih terbaring di ruang perawatan.
Kondisi tersebut jelas membuat kekuatan Inter goyah. Mau tak mau mereka bakal memaksakan beberapa pemain muda yang belum banyak pengalaman untuk menghadapi kerasnya kompetisi Serie A.
Inter perlu waspada penuh khususnya pada per