Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan bakal beralih profesi menjadi guru di SMAN 2 Cikampek, Jawa Barat, pada Senin (20/5/2013) untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Wanita kelahiran Bandung, 19 Oktober 1958 tersebut bakal mengajar sekaligus memotivasi siswa-siswi di sekolah itu.
Alih profesi sementara dilakukan Karen sesuai instruksi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kepada seluruh direksi perusahaan beberapa waktu lalu.
"Nanti Bu Karen akan memberikan motivasi dan inspirasi," kata Vice President Corporate Communications Pertamina Ali Mundakir saat berbincang dengan Liputan6.com, Sabtu (18/5/2013).
Tak hanya Karen, direksi Pertamina lainnya juga akan mengajar pada hari yang sama. Menurut Ali, lokasi sekolah yang dipilih adalah yang dekat dengan masa kecil direksi tersebut.
"Karena dulu Bu Karen kecilnya di Bandung, itu kan kota besar. Jadi dipilih kota lain yaitu Cikampek," jelas dia.
Menteri BUMN Dahlan Iskan sebelumnya menugaskan seluruh direktur utama perusahaan BUMN untuk mengajar kepada siswa-siswa SD, SMP, dan SMA saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei.
"Seluruh direktur BUMN harus mengajar di sekolah-sekolah. Semakin pelosok semakin baik tapi masih disusun saat ini," tuturnya beberapa waktu lalu.
Dahlan berpendapat selama ini siswa itu tidak hanya membutuhkan ilmu pengetahuan saja, melainkan harus didukung dengan adanya inspirasi.
"Karena ternyata begini, anak SD,SMP, SMA, bagi mereka inspirasi itu penting di samping pengetahuan. Jadi dia nanti bisa membayangkan saya nanti sebagai direktur utama,"ungkap Dahlan. (Ndw)
Alih profesi sementara dilakukan Karen sesuai instruksi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kepada seluruh direksi perusahaan beberapa waktu lalu.
"Nanti Bu Karen akan memberikan motivasi dan inspirasi," kata Vice President Corporate Communications Pertamina Ali Mundakir saat berbincang dengan Liputan6.com, Sabtu (18/5/2013).
Tak hanya Karen, direksi Pertamina lainnya juga akan mengajar pada hari yang sama. Menurut Ali, lokasi sekolah yang dipilih adalah yang dekat dengan masa kecil direksi tersebut.
"Karena dulu Bu Karen kecilnya di Bandung, itu kan kota besar. Jadi dipilih kota lain yaitu Cikampek," jelas dia.
Menteri BUMN Dahlan Iskan sebelumnya menugaskan seluruh direktur utama perusahaan BUMN untuk mengajar kepada siswa-siswa SD, SMP, dan SMA saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei.
"Seluruh direktur BUMN harus mengajar di sekolah-sekolah. Semakin pelosok semakin baik tapi masih disusun saat ini," tuturnya beberapa waktu lalu.
Dahlan berpendapat selama ini siswa itu tidak hanya membutuhkan ilmu pengetahuan saja, melainkan harus didukung dengan adanya inspirasi.
"Karena ternyata begini, anak SD,SMP, SMA, bagi mereka inspirasi itu penting di samping pengetahuan. Jadi dia nanti bisa membayangkan saya nanti sebagai direktur utama,"ungkap Dahlan. (Ndw)