Kreatif dan Hemat Uang, Wanita Ini Ubah Ranting Pohon Jadi Dekorasi Imlek Menarik

Wanita di Singapura manfaatkan ranting pohon yang jatuh untuk dijadikan dekorasi Imlek di rumahnya, guna menghemat uang.

oleh Arini NuranisaDiterbitkan 28 Januari 2025, 19:40 WIB
Wanita di Singapura ubah ranting jatuh menjadi dekorasi Imlek untuk menghemat uang. (Photos: 大碗子/ Xiaohongshu via 8days)

Liputan6.com, Jakarta Seorang pengguna Xiaohongshu di Singapura berbagi cara kreatif untuk mendekorasi rumahnya menjelang Tahun Baru Imlek tanpa harus mengeluarkan banyak uang, dilansir Liputan6.com dari 8days, Selasa (28/1/2025).

Dalam unggahannya, wanita pemilik akun mengaku awalnya tidak berencana menghias rumah saat Imlek karena keterbatasan biaya. Namun, ia tertarik dengan ranting-ranting besar yang telah tergeletak di tanah selama beberapa hari.

Akhirnya, ia memutuskan untuk membawa ranting-ranting itu pulang. Meski harus menempuh jarak sekitar 300-400 meter sambil menahan tatapan orang-orang di sekitarnya.

Dia juga mengatakan bahwa ranting-ranting yang tumbang itu sangat besar sehingga dia harus memotongnya agar muat di dalam lift. Setelah berhasil di bawa ke dalam rumah, wanita itu mulai menghias dahannya dengan hiasan berwarna merah ala DIY (do it yourself).

Mengubah limbah menjadi dekorasi yang indah

Wanita di Singapura ubah ranting jatuh menjadi dekorasi Imlek untuk menghemat uang. (Photos: 大碗子/ Xiaohongshu via 8days)

Karena ukurannya yang besar, wanita tersebut harus memecah ranting-ranting tersebut agar muat di dalam lift apartemennya.

Setibanya di rumah, ia mulai menghias ranting-ranting itu dengan amplop merah DIY, lentera kecil, dan gantungan berbentuk jeruk mandarin.

Hasilnya tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan, karena ia berhasil mengubah limbah menjadi dekorasi yang indah dan bermakna.

Banjir pujian netizen

Wanita di Singapura ubah ranting jatuh menjadi dekorasi Imlek untuk menghemat uang. (Photos: 大碗子/ Xiaohongshu via 8days)

Banyak warganet yang memuji kreativitasnya, bahkan ada yang berkomentar bahwa ranting-ranting tersebut seolah mendapat "kehidupan kedua".

Namun, ada juga beberapa orang yang mempertanyakan legalitas membawa pulang ranting dari ruang publik. Beberapa berspekulasi bahwa jika ada yang melapor ke NParks, ia bisa mendapatkan peringatan, meskipun ia tidak menebang ranting tersebut secara ilegal.

Namun, di tengah semangat perayaan Tahun Baru Imlek, rasanya tidak banyak orang yang akan mempermasalahkan tindakan unik tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya