Kapolri: Pembunuh Bayaran Belum Ada di Indonesia

Da`i Bachtiar menyatakan, hingga kini, Polri belum menemukan sindikat pembunuh bayaran di Indonesia. "Kalau orang disuruh, meski dibayar, belum tentu pembunuhan bayaran. Motivasi karena uang bisa," kata Kapolri.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Juli 2003, 20:25 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Spekulasi bahwa Direktur Utama PT Asaba Budi Harto Angsono dibunuh orang bayaran dibantah Kepala Polri Jenderal Polisi Da`i Bachtiar. Dia menyatakan, hingga kini, Polri belum menemukan adanya sindikat pembunuh bayaran di Indonesia. "Kalau orang disuruh, meski dibayar, belum tentu pembunuhan bayaran," kata Kapolri di Jakarta, Selasa (22/7) siang.

Hingga kini, Polri masih menyelidiki kasus pembunuhan Budi Harto Angsono. Karena itulah, Kapolri mengatakan, polisi belum dapat menyimpulkan bahwa Budi dibunuh pembunuh bayaran. Hal serupa juga pernah disampaikan Kepala Bidang Reserse Polri Komisaris Jenderal Erwin Mapaseng [baca: Penembakan Bos PT Asaba Masih Diselidiki]. "Perkara itu masih kasuistis, kami belum menemukan indikasi ada sindikat pembunuhan," uangkap Erwin di Jakarta, Senin kemarin.(AWD/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya