Sambut Kesepakatan Gencatan Senjata, Pengunjuk Rasa Pro-Palestina di AS Turun ke Jalan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 17 Januari 2025, 12:05 WIB
Dukung Kesepakatan Gencatan Senjata, Pengunjuk Rasa Pro-Palestina di AS Turun ke Jalan
Israel dan Hamas dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza. Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dalam keterangannya di Doha mengatakan bahwa gencatan senjata akan mulai berlaku pada hari Minggu (19/1/2025). Kesepakatan ini menyusul gencatan senjata awal selama enam minggu dengan penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza. Kesepakatan mencakup pula peningkatan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera tercapai menyusul negosiasi berbulan-bulan yang rumit dan berulang yang dilakukan oleh mediator Mesir dan Qatar, dengan dukungan dari Amerika Serikat.
Orang-orang melambaikan tangan saat mereka berbaris dalam sebuah demonstrasi pro-Palestina, di New York City, Amerika Serikat pada tanggal 16 Januari 2025. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)
Israel dan Hamas dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)
Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dalam keterangannya di Doha mengatakan bahwa gencatan senjata akan mulai berlaku pada hari Minggu (19/1/2025). (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)
Kesepakatan ini menyusul gencatan senjata awal selama enam minggu dengan penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)
Kesepakatan mencakup pula peningkatan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun Komite Palang Merah Internasional mengatakan mereka sedang mempersiapkan untuk meningkatkan operasi bantuan secara besar-besaran. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)
Kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera tercapai menyusul negosiasi berbulan-bulan yang rumit dan berulang yang dilakukan oleh mediator Mesir dan Qatar, dengan dukungan dari Amerika Serikat. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya