Liputan6.com, Jakarta Israel mengumumkan bahwa serangan udaranya di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada hari Jumat (20/9/2024), menewaskan salah satu pejabat militer tertinggi Hizbullah, yang bertanggung jawab atas pasukan elitenya dan telah masuk dalam daftar buronan Amerika Serikat (AS) selama bertahun-tahun.
Advertisement