Liputan6.com, Jakarta Tato adalah seni rajah tubuh yang tak lekang oleh waktu, menyimpan kenangan dan makna yang mendalam bagi pemiliknya. Namun, seiring berjalannya waktu, tato juga mengalami perubahan. Seperti halnya kulit yang menua, bentuk dan warna tato pun bisa memudar, berubah, atau bahkan buram jika tidak dirawat dengan baik.
Saat pertama kali tato diukir di kulit, tinta tampak cerah dan garis-garisnya jelas. Namun, seiring bertambahnya usia, kulit mengalami perubahan alami seperti pengenduran, kekeringan, dan kerutan. Perubahan ini memengaruhi tampilan tato, terutama jika kulit tidak dirawat dengan optimal. Tinta bisa menyebar di bawah kulit, menyebabkan garis-garis yang dulunya tajam menjadi kabur dan tak lagi sejelas dulu.
Advertisement
Paparan sinar matahari juga menjadi musuh utama bagi keindahan tato. Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat memecah partikel tinta di bawah kulit, menyebabkan warna memudar lebih cepat. Warna yang dulunya cerah dan mencolok bisa berubah menjadi pudar dan tidak rata. Oleh karena itu, perlindungan dengan tabir surya sangat penting, terutama bagi mereka yang sering berada di luar ruangan.
Berikut 10 potret bentuk tato ketika sudah menua yang Liputan6.com kutip dari boredpanda, Selasa (20/8/2024).