Willy Sket Ajak Pendengar Memaknai Hari Kiamat Lewat Singel Barunya

Willy Sket memilih untuk melangkah dengan penampilan solo.

oleh Aditia SaputraDiperbarui 25 Mei 2024, 18:48 WIB
Willy Sket (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Willy Sket, vokalis terkemuka dari band rock Sket yang berbasis di Jakarta, telah menorehkan prestasi gemilang bersama bandnya. Dengan merilis tiga album penuh, yaitu "Ta'kan Kembali", "Tuan Senja", dan "Katakanlah", Willy dan Sket telah memenangkan hati pendengar dan mendominasi tangga lagu radio sejak tahun 1994. 

Suara merdu dan berkarakter Willy selalu akrab di telinga para penggemar musik rock. Meskipun Sket tetap produktif dan tidak pernah bubar, kini Willy memilih untuk melangkah dengan penampilan solo.

Momen ini dirasa tepat bagi Willy Sket untuk menampilkan karya solo yang kuat. Ia memilih lagu "Hari Kiamat" dari Black Brothers, sebuah lagu yang diciptakan oleh Jochie Pattipeluhu (Keyboardis). Lagu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung kritik tajam terhadap degradasi sosial dan ekonomi di Indonesia pada era 1970-an, yang dipicu oleh korupsi pemerintah dan keserakahan elit.

"Saya telah mengenal lagu 'Hari Kiamat' sejak masa remaja. Lagu ini adalah sebuah metafora yang menggambarkan situasi yang tidak menguntungkan dan ternyata masih relevan hingga kini. Saya berharap lagu ini akan terus abadi dan menginspirasi pendengar baru untuk lebih menghargai sesama manusia dan keberadaan alam semesta," ungkap Willy dengan semangat.

 


Proses Produksi dan Kolaborasi

Willy Sket (Istimewa)

Untuk memastikan penerimaan yang luas terhadap lagu ini, Willy mengadopsi beberapa pendekatan teknis dalam produksinya. Proses rekaman melibatkan kolaborasi dengan musisi berbakat seperti Anto Bali (Gitar), Aryo Baby Slap (Bass), Joseph Rich Kenji (Drum), dan Barok (Teknisi Audio) di niRock Studio, Pulo Gebang, Jakarta Timur. Bahkan, untuk mencapai keseimbangan suara yang serasi dari setiap elemen musik dalam lagu, Stephan Santoso dari Slingshot Studio turut dipercaya untuk memberikan perhatian yang teliti.

“Dengan aransemen musik yang unik dan gaya vokal yang berbeda, lagu ini tetap mempertahankan daya tariknya dan mampu menjangkau pendengar dari berbagai latar belakang musik, tidak terbatas pada penggemar rock saja. Secara alami, lagu ini akan menemukan pendengarnya sendiri. Ia memiliki daya tarik yang dapat dinyanyikan dan dijadikan tembang favorit untuk berkaraoke," tambah Willy, yang juga aktif berperan dalam beberapa film layar lebar.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya