Liputan6.com, Jakarta Pasangan Anies Baswedan dan Fery Farhati merayakan ulang tahun ke-28 pernikahan pada Sabu (11/5/2024). Keduanya menikah pada 11 Mei 1996 dan kini dikaruniai 4 anak.
Memperingati ulang tahun pernikahan, Fery Farhati dan Anies Baswedan mengunggah sejumlah potret kebersamaan dalam format monokrom yang merangkum beragam momen.
Advertisement
Dari momen Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta, pelesir ke pantai, hingga kampanye sebagai capres dalam Pemilu 2024. Melewati pasang surut kehidupan, cinta membuat keduanya bertahan.
Laporan khas Showbiz Liputan6.com akhir pekan ini merangkai 6 potret Anies Baswedan dan Fery Farhati yang tahun ini genap 28 tahun berumah tangga. Semoga menginspirasi pasangan muda untuk terus merawat cinta.
1. Lagu “Only Time” dari Enya
Mengunggah video kolase potret kenangan menjalani beragam kegiatan bersama suami, Fery Farhati memilih “Only Time” dari Enya sebagai pengiring. “Only Time” adalah soundtrack film romantis Sweet November yang dibintangi Charlize Theron dan Keanu Reeves.
“Siapa yang tahu kemana arah jalan ini? Kemana hari berlalu? Hanya waktu. 28 tahun usia pernikahan kita. Masa kita bersama sudah melampaui masa lajang kita,” tulis Fery Farhati di akun Instagram terverifikasi, Sabtu (11/5/2024).
2. Kadang Hati Kita Masih Menangis
Fery Farhati menyebut selama menikah dengan Anies Baswedan, ia melewati banyak fase hidup dari bahagia, berbunga-bunga dan penuh syukur. Namun ada kalanya kegamangan dan beragam pertanyaan mengambang di benak tak ubahnya lirik lagu cinta.
“Apakah kita sudah melakukan yang terbaik untuk kisah kasih kita? Kenapa kadang hati kita masih menangis? Tapi kadang juga kita menggebu bak pasangan pengantin yang penuh kasih. Ada saat-saat kita pertanyakan cinta kita. Seperti lirik lagu itu,” cuitnya.
3. Mencari Irama Hidup
Berkaca pada pengalaman, Fery Farhati menyimpulkan pernikahan bukan mudah untuk dilalui karena melewati gelombang kehidupan seiring tumbuhnya cinta suami dan istri. Justru di sinilah seninya mengarugi rumah tangga.
“Kita terus mencari irama hidup yang menentramkan hati. Tapi kadang biduk melalui ombak yang mengkhawatirkan. Waktulah yang membawa kita sampai pada titik ini dengan cinta yang semakin kaya. Semakin kita tersatukan & sulit untuk dipisahkan,” aku Fery Farhati.