Liputan6.com, Jakarta Setelah Group 1 tampil di babak Top 16 “Dangdut Academy 6” pada hari Senin malam (29/1) yang mengharuskan Irham (Karawang) harus tersenggol, giliran Group 2 yang tampil menunjukkan bakat terbaik mereka pada hari Rabu malam (31/01). Group 2 terdiri dari Mita (Karawang), Novia (Serang), Sahril (Buton), dan Yuda (Pontianak) tampil maksimal di hadapan keempat juri yang bertugas yakni Soimah, Hetty Koes Endang, Dewi Perssik, dan Denada.
Mendapatkan kesempatan untuk tampil pertama, Novia (Serang) membawakan lagu “Anak yang Malang” milik Rhoma Irama. Dengan penghayatan dan performance yang memukau, Novia berhasil mendapatkan standing ovation (SO) dari Dewi Perssik, Hetty Koes Endang, dan Denada.
Advertisement
“Kalau bisa SO dari awal, maka saya SO dari awal. Karena dari awal sudah benar-benar terlihat siap. Dari sorot matanya, aura wajahnya, cara bernyanyi,” puji Denada. Senada dengan Denada, Dewi Perssik juga memberikan masukan untuk Novia. “Saat perform, kamu harus menyatukan jiwamu dengan penonton. Itu yang penting karena ketika kamu menyanyi dengan suara dan ekspresi yang bagus, maka penonton akan ikut terhanyut dan merasakan apa yang kamu rasakan,” saran Dewi.
Yuda (Pontianak) tampil di urutan kedua dengan membawakan lagu milik Mansyur S., berjudul “Air Mata Perkawinan” dengan suaranya yang mendayu-dayu. Sayangnya hanya Mami Dewi Perssik yang memberikan standing ovation untuk penampilan Yuda kali ini.
“Mungkin ada beberapa kekurangan tapi cara kamu mengekspresikan lirik lagu itu nyes banget bagi saya, seakan saya melukai hati kamu,”puji Dewi Perssik atas keterampilan Yuda dalam bercerita melalui lagu. “Cengkok yang kamu berikan juga sesuai dan tidak berlebihan, tapi kamu harus bisa mengatur napas dengan baik karena itu yang bisa mendukung kamu dalam bernyanyi apapun,” lanjutnya.
Urung Memberikan Standing Ovation
Soimah juga mengakui bahwa kekurangan inilah yang membuatnya mengurungkan niat untuk memberikan standing ovation bagi Yuda. “Di awal kamu kedengeran masih grogi, padahal penghayatan ke belakangnya menurutku oke banget,” ujar Soimah.
Berbeda dengan Yuda, Sahril (Buton) berhasil mendapatkan dua standing ovation dari Denada dan Dewi Perssik. Jumlah ini lebih sedikit dibanding dengan SO yang diperoleh Sahril saat babak Top 20, kala itu Sahril menuari empat standing ovation. Penampilan Sahril ketika membawakan lagu “Seperti Mati Lampu” milik Nassar malam tadi dinilai kurang memuaskan oleh Soimah dan Hetty Koes Endang.