Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Nusron Wahid memohon doa kepada seluruh masyarakat Kudus agar Prabowo-Gibran dapat memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran. Hal itu disampaikannya dalam acara Indonesia Maju Bersholawat bersama Habib Ali Zainal Bin Assegaf di Lapangan Rendeng, Kota Kudus, Jawa Tengah, yang diselenggarakan pada Sabtu 27 Januari 2024 malam.
“Saya mohon doa, doakan saya terpilih kembali menjadi anggota DPRI RI Periode 2024-2029. Dan Pak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI pada 14 Februari nanti,” tutur Nusron dalam keterangannya, Minggu (28/1/2024).
Advertisement
Nusron berharap, saat Bulan Ramadhan 1445 H yang jatuh pada awal Maret 2024 nanti seluruh hiruk pikuk kampanye perpolitikan telah selesai. Dia pun turut memohon restu agar dapat kembali terpilih sebagai anggota DPR RI periode tahun 2024-2029.
“Tahun ini bulan Ramadhan jatuh di awal Maret. Sebulan setelah Pemilu. Semoga nanti pas Ramadhan kita sudah tidak ada kampanye-kampanye lagi. Sehingga tidak ada gonjang ganjing politik, kita beribadah jadi lebih tenang,” jelas dia.
"Doakan semoga pemilunya cukup sekali putaran saja. Kita berharap Pemilu sudah selesai di tanggal 14 Februari nanti. Sudah menghasilkan Presiden dan Wakil Presiden yang baru, yang melanjutkan Pak Jokowi dan Kyai Haji Ma'ruf Amin,” sambungnya.
Nusron menegaskan, pemilu sekali putaran memiliki banyak manfaat. Salah satunya menghemat keuangan negara dan bisa membawa suasana damai lebih cepat.
”Kalau Pemilu cuma sekali putaran, negara akan menghemat uang rakyat 27 triliun. Bisa digunakan untuk pembangunan jalan, sekolah, pesantren, puskesmas dan lainnya. Juga suasana politik akan lebih cepat damai,” ungkapnya.
"Monggo, kita semua berdoa semoga Pemilu lancar, sukses dan damai. Semoga Pemilu dapat menghasilkan pemimpin yang menjaga keberlanjutan pembangunan. Biar tidak mandek apalagi men-stop hal-hal yang sudah baik," lanjut Nusron.
Gunakan Hak Pilih
Lebih lanjut, dia berpesan kepada jemaah yang hadir agar tidak golput dan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani. Nusron juga mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga kerukunan dan tidak saling menjelekkan.
"Mari kita jaga kerukunan. Kalau beda pilihan jangan sensi, jangan saling mengejek. Jangan putus perkawanan, persahabatan dan persaudaran. Kerukunan antar masyarakat adalah kunci membangun suatu bangsa. Kalau kebetulan pilih saya jadi DPR RI Alhamdulillah, misal tidak ya gapapa. Andai pilpres sama dengan saya pilih Prabowo-Gibran, Alhamdulillah. Kalau pilih lainnya ya gak apa-apa. Sing penting rukun sedoyo," Nusron menandaskan.