Kaleidoskop 2023: Sukses Indonesia Gelar Piala Dunia U-17, Panggung Pemain Muda Unjuk Gigi

Piala Dunia U-17 2023 berlangsung di Indonesia pada 10 November hingga 2 Desember. Indonesia sukses membayar kepercayaan FIFA dengan menjadi tuan rumah yang baik.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 31 Desember 2023, 01:00 WIB
Pelatih Timnas Jerman U-17, Christian Wueck berbaur dengan para pemainnya merayakan gelar juara Piala Dunia U-17 2023 setelah mengalahkan Timnas Prancis U-17 lewat adu penalti pada laga final Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia ketiban durian runtuh selepas penunjukan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Tidak hanya berkesempatan menggelar event olahraga berkelas internasional, Tanah Air juga berkesempatan berpartisipasi di dalamnya.

Ini adalah kali pertama Indonesia mengikuti Piala Dunia U-17, atau kali ketiga ambil bagian pada turnamen sepak bola FIFA. Pada level senior, Timnas Indonesia mengikuti Piala Dunia 1938 ketika masih bernama Hindia Belanda. Indonesia juga sempat mengikuti Piala Dunia U-20 1979.

Patut dicatat, partisipasi Indonesia pada tiga ajang tersebut tidak diraih secara murni alias kinerja di lapangan. Di Piala Dunia U-17 2023, Indonesia terpilih sebagai penyelenggara pengganti, menyusul ketidaksiapan tuan rumah asli Peru menyangkut infrastruktur.

Keputusan FIFA memilih Indonesia menjadi penyelenggara Piala Dunia U-17 2023 terbilang mengejutkan, mengingat apa yang terjadi beberapa bulan sebelumnya. Mereka membatalkan status tuan rumah Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2023 karena "situasi saat ini", dua hari sebelum undian turnamen digelar. Sebagai pengganti Indonesia, FIFA memilih Argentina.

Meski tidak dijelaskan lebih lanjut, pencabutan itu ditenggarai karena penolakan sejumlah kepala daerah di Indonesia terhadap kehadiran salah satu peserta yakni Israel. FIFA menilai resistensi tersebut bertentangan dengan komitmen Indonesia sebelumnya yang menerima seluruh kontestan.

Manuver FIFA memunculkan kekhawatiran besar di Nusantara. Banyak yang cemas dengan skenario terburuk, yakni pengucilan sepak bola Indonesia dari dunia. Tanah Air pernah merasakannya pada 2015 yang membuat tim nasional dilarang mengikuti kompetisi internasional.

Namun, kecemasan itu nyatanya tidak terbukti. FIFA 'hanya' menjatuhkan sanksi administrasi, yakni pembekuan dana dari program bernama FIFA Forward 3.0. Jumlahnya dikabarkan mencapai 5,6 juta dolar AS atau senilai Rp 83 miliar.

Piala Dunia U-17 2023 pun berlangsung pada 10 November hingga 2 Desember. Indonesia sukses membayar kepercayaan FIFA dengan menjadi tuan rumah yang baik.


Jadi Polemik, JIS Tetap Dapat Pujian dari Peserta Piala Dunia U-17 2023

Panita pelaksana pertandingan Piala Dunia U-17 2023 antara Timnas Amerika Serikat U-17 kontra Timnas Prancis U-17 memutar lagu Coldplay berjudul A Sky Full of Stars pada jeda babak pertama laga yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (18/11/2023) malam WIB.

Jakarta International Stadium (JIS) masuk kandidat venue Piala Dunia U-17 meski sebelumnya tidak jadi bagian lokasi Piala Dunia U-20. Kehadiran stadion ini menimbulkan polemik karena tidak memenuhi standar FIFA.

Lanjut Baca:

Namun, setelah berbenah, JIS akhirnya terpilih dan menggelar pertandingan terbanyak dalam turnamen. Meski begitu, kelayakan stadion ini tetap dipertanyakan seiring berjalannya kompetisi. Salah satunya menyangkut rumput yang terlihat kurang elok di televisi. Hingga Piala Dunia U-17 selesai, JIS nyatanya sukses menggelar seluruh laga. Rumput JIS bahkan mendapat pujian dari FIFA. FIFA Pitch Management, yang memonitor dan mengawal langsung dari awal hingga akhir turnamen khusus di JIS, menilai sistem drainase dan rumput JIS sangat baik. Ini terbukti dengan cepatnya lapangan menyerap air yang sempat masuk akibat intensitas hujan yang tinggi. Mereka juga menilai rumput JIS sudah memenuhi persyaratan FIFA secara menyeluruh. "Visibilitas rumput yang baru 3 minggu dipasang memang belum maksimal namun pantulan dan aliran bola selama 16 match di JIS merupakan yang terbaik diantara 3 venue lain," kata Pitch Management FIFA dalam keterangannya

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya