Liputan6.com, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengajak para pekerja migran menggunakan hak pilihnya di pilpres 2024 mendatang. Menurutnya, pemilu adalah momen untuk memilih kandidat yang dianggap peduli terhadap pekerja migran.
"Silakan mengggunakan hak pilih saudara. Pilih di antara tiga pasang itu yang peduli terhadap pekerja migran. Pemilu merupakan momen untuk memilih kandidat yang dianggap peduli terhadap pekerja migran," kata Mahfud saat memberi sambutan pada acara Peringatan Hari Migran Sedunia, di Beji, Depok, Rabu (20/12).
Advertisement
Menko Polhukam ini menyebut, hak menggunakan hak pilih para pekerja migran ini dijamin dan dilindungi undang-undang. Mereka berhak menggunakan hak pilihnya dalam pemilu.
"Tidak boleh ada upaya-upaya menghalangi PMI dalam melaksanakan haknya tersebut," katanya.
Mahfud ingin adanya penerapan prinsip pemilu yang inklusif. Oleh karenanya, setiap kali pemilu pemerintah memfasilitasi dan membentuk Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).
"Dengan adanya PPLN ini Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa memilih dengan mudah," ucapnya.
Populasi Pemilih
Sementara, Menurut Komisioner KPU Idham Holik, pada pemilu 2024 nanti, ada populasi pemilih 204.807.222 orang dengan 2.749 daerah pemilihan. Semuanya tersebar di 823.220 tempat pemungutan suara.
"Data itu sudah termasuk diaspora yang berjumlah 1.750.474 orang dengan jumlah TPS 3.059 titik," kata Idham.
Idham menjelaskan, meski pemilu nanti akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, namun pemungutan suara di luar negeri bisa dilakukan lebh awal dengan tiga cara. Yakni, pemberian suara lewat pos, melalui kotak suara keliling (KSK), dan mencoblos di TPS luar negeri.
Sumber: Muhammad Genantan Saputra/Merdeka.com