Malang sekali nasib seekor kuda berusia 20 tahun yang sedang merumput di lahan pertanian yang terletak di Tasmania, Australia. Godfrey yang merupakan mantan kuda pacu itu terjebak selama beberapa jam.
"Pemiliknya, Erica dan David Norgrove terkejut menemukan kuda berusia 20 tahun milik mereka ditelan bumi di lahan pertanian mereka di Tasmania," tulis situs berita The Mercury.com.au yang dilansir Kamis (28/3/2013).
Mereka menemukan Godfrey terperosok pada lubang berisi air, yang hanya memperlihatkan bagian kepalanya saja.
"Sebuah lubang dengan diameter sekitar 1 meter yang terbentuk di tempat latihan kuda itu menelannya. Itu aneh. Padahal tempat latihan kuda itu tampak seperti padang rumput yang normal, kering dan seperti tempat makan kuda di daerah lain pada tahun ini." kata David.
"Saya telah berjalan di tempat itu setidaknya 100 kali," papar Erica sambil menceritakan Godfrey yang jatuh ke arah belakang dan dalam posisi kepala tegak ke arah luar lubang.
Kedua pemilik kuda itu menduga Godfrey telah berada di dalam lubang antara 4 dan 5 jam. Ia tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi dalam air. "Jika dia terjatuh pada bagian kepala, maka pasti tidak akan selamat," kata Erica.
Menyadari hewan kesayangannya sedang berjuang hidup, pemiliknya pun segera mencari bantuan. Awalnya mereka berencana menggunakan eskavator milik tetangga untuk mengangkatnya keluar, tetapi mereka sadar Godfrey tidak akan bertahan selama itu untuk menunggu kedatangan eskavator.
Rencana B pun segara dibuat, mereka akhirnya menggunakan traktor untuk menarik tali yang dikaitkan pada Godfrey.
"Anda bisa merasakan perasaan kuda itu. Dia pasti begitu lega bisa kembali ke permukaan tanah lagi. Seekor kuda yang lebih kecil tidak akan mampu bertahan terperosok pada kedalaman itu. Godfrey tidak mengalami cedera, hanya kotor dan penuh lumpur lumpur yang menunjukkan petualanganya. Saya percaya dia benar-benar bersyukur bisa diselamatkan," tutur Erica. (Tnt)
"Pemiliknya, Erica dan David Norgrove terkejut menemukan kuda berusia 20 tahun milik mereka ditelan bumi di lahan pertanian mereka di Tasmania," tulis situs berita The Mercury.com.au yang dilansir Kamis (28/3/2013).
Mereka menemukan Godfrey terperosok pada lubang berisi air, yang hanya memperlihatkan bagian kepalanya saja.
"Sebuah lubang dengan diameter sekitar 1 meter yang terbentuk di tempat latihan kuda itu menelannya. Itu aneh. Padahal tempat latihan kuda itu tampak seperti padang rumput yang normal, kering dan seperti tempat makan kuda di daerah lain pada tahun ini." kata David.
"Saya telah berjalan di tempat itu setidaknya 100 kali," papar Erica sambil menceritakan Godfrey yang jatuh ke arah belakang dan dalam posisi kepala tegak ke arah luar lubang.
Kedua pemilik kuda itu menduga Godfrey telah berada di dalam lubang antara 4 dan 5 jam. Ia tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi dalam air. "Jika dia terjatuh pada bagian kepala, maka pasti tidak akan selamat," kata Erica.
Menyadari hewan kesayangannya sedang berjuang hidup, pemiliknya pun segera mencari bantuan. Awalnya mereka berencana menggunakan eskavator milik tetangga untuk mengangkatnya keluar, tetapi mereka sadar Godfrey tidak akan bertahan selama itu untuk menunggu kedatangan eskavator.
Rencana B pun segara dibuat, mereka akhirnya menggunakan traktor untuk menarik tali yang dikaitkan pada Godfrey.
"Anda bisa merasakan perasaan kuda itu. Dia pasti begitu lega bisa kembali ke permukaan tanah lagi. Seekor kuda yang lebih kecil tidak akan mampu bertahan terperosok pada kedalaman itu. Godfrey tidak mengalami cedera, hanya kotor dan penuh lumpur lumpur yang menunjukkan petualanganya. Saya percaya dia benar-benar bersyukur bisa diselamatkan," tutur Erica. (Tnt)