Liputan6.com, Jakarta Jerman dan Prancis akhirnya bakal bertemu di partai puncak final Piala Dunia U-17 2023. Setelah bertarung dari fase grup sampai semifinal, dua negara ini berhasil menjadi yang tak terkalahkan.
Advertisement
Jerman berhasil lolos ke final usai kalahkan Argentina dengan dramatis. Jerman menang dengan skor 4-2 lawan Argentina lewat adu penalti setelah kedua tim sama kuat 3-3 di waktu normal.
Duel semifinal ini menjadi atraksi Agustin Ruberto, striker Argentina U-17. Dia bakal jadi top skor Piala Dunia U-17 2023 berkat 3 gol atau hattrick yang dicetaknya di pertandingan melawan Jerman.
Namun sayang bagi Ruberto dan juga Claudio Echeverri yang cetak hattrick lawan Brasil, Argentina gagal lolos meski dia paksa Jerman imbang 3-3. Mental pemain Argentina kalah kuat dari Jerman di adu penalti.
Sedangkan Prancis menang 2-1 atas Mali di laga semifinal Piala Dunia U-17 yang berlangsung di stadion Manahan Solo, Selasa (28/11/2023) malam. Dua gol dari Yvann Titi dan Ismail Bouneb bungkam Mali yang sempat unggul lebih dahulu lewat Ibrahim Diarra.
Kini, pertemuan Jerman melawan Prancis seperti mengulang final Euro U-17 berlangsung 2 Juni 2023 lalu di Budapest, Hongaria. Jerman saat itu kalahkan Prancis 5-4 lewat adu penalti, bagaimana final sekarang?
Paul Brunner vs Mathis Lambourde di Final Piala Dunia U-17
Duel Jerman melawan Prancis sepertinya bakal menjadi duel antara para pemain paling berpengaruh dalam tim. Kalau melihat jejak di Piala Dunia U-17 dan Euro U-17, maka Paul Brunner dari Jerman dan Mathis Lambourde dari Prancis pantas dikedepankan.
Paris Brunner merupakan inspirator Jerman. Dia tak hanya mencetak 2 gol lawan Argentina, dia juga mencetak gol penentu dari titik penalti.
Dia sudah mencetak 4 gol di Piala Dunia U-17, sama dengan jumlah golnya di Euro U-17. Brunner tampaknya lebih gahar dari Lambourde yang baru mencetak 1 gol di Piala Dunia U-17.
Duel 2 Kiper Tangguh Konstantin Heide vs Paul Argney
Pertarungan final antara Jerman melawan Prancis juga akan menampilkan dua kiper tangguh. Kiper Jerman Konstantin Heide memang sudah kebobolan 7 gol dari fase grup sampai semifinal.