Liputan6.com, Jakarta Inter Milan kembali ke puncak klasemen sementara Serie A 2023/2024. Nerazzurri menggusur Juventus yang sebelumnya menang 2-1 atas Cagliari lewat kemenangan atas Frosinone, Senin (13/11/2023).
Bertanding di kandang sendiri, Giuseppe Meazza, Inter unggul 2-0. Hasil ini sekaligus mengantar Inter ke urutan pertama dengan torehan 31 poin atau terpaut 2 poin dari Juventus yang berada di posisi kedua.
Advertisement
Inter Milan sebenarnya sempat mendapat perlawanan ketat dari Frosinone di awal-awal laga. Namun Federico Dimarco berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-43 lewat cara yang spektakuler. Tendangan yang dilepaskannya dari dari jarak hampir setengah lapangan tak mampu dijangkau kiper lawan.
Keunggulan 1-0 membuat Inter Milan semakin percaya diri. Hasilnya, Nerazzurri mampu mengubah kedudukan menjadi 2-0 dari titik putih penalti yang diesekusi Hakan Calhanoglu pada menit ke-48.
Di babak kedua, Frosinone beberapa kali mengancam Inter Milan. Namun kiper Yann Sommer tampil gemilang dan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang untuk mempertahankan keunggulan timnya.
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi menyambut gembira kemenangan timnya atas Frosinone. Dia juga tidak lupa memuji gol spektakuler yang dicetak oleh Dimarco. Menurutnya, gol seperti itu jarang terjadi.
"Jelas, ini adalah hal yang menakjubkan yang menurut saya akan jadi viral di seluruh dunia," kata Inzaghi kepada DAZN. “Fede melakukan hal semacam ini dalam latihan, jadi kami sudah terbiasa melakukannya sekarang! Itu adalah gol yang jarang Anda lihat, jadi saya mengucapkan selamat kepadanya dan para pemain. Mereka bekerja dengan baik dan harus terus seperti ini,” beber Simone Inzaghi menambahkan.
Inter Milan Bertemu Tim yang Tidak Mudah
Menurut Inzaghi, tidak mudah bagi timnya memetik poin penuh dari Frosinone. Sebab tim tamu sebenarnya tampil baik sepanjang pertandingan. Malam itu, Frosinone juga bermain dengan gaya berbeda. Tim berjuluk I Giallazzurri itu menerapkan skema tiga bek seperti yang dilakukan oleh Inter Milan.
"Itu adalah momen pertandingan yang seimbang, kami menciptakan sesuatu melawan tim yang terorganisir dengan baik. Namun gol hebat ini membuka pintu. Kemudian pergerakan Marcus Thuram dan penalti membantu kami menjalani babak kedua dengan lebih santai,” kata Inzaghi.