IHSG Kembali Lesu, Saham GOTO Merosot pada Awal Sesi Perdagangan

Pada awal sesi perdagangan,Rabu, 8 November 2023, IHSG berada di level tertinggi 6.843,91 dan terendah 6.791,93.

oleh Agustina MelaniDiperbarui 08 November 2023, 09:43 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan saham Rabu (8/11/2023).(Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan saham Rabu (8/11/2023). Mayoritas sektor saham tertekan sehingga mendorong IHSG ke zona merah.

Dikutip dari data RTI, IHSG dibuka turun tipis 6.843,65. Pada pukul 09.22 WIB, IHSG merosot 0,58 persen ke posisi 6.803. Indeks LQ45 terpangkas 0,96 persen ke posisi 905. Sebagian besar indeks acuan tertekan.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.843,91 dan terendah 6.791,93. Sebanyak 291 saham melemah sehingga menekan IHSG. 145 saham menguat dan 203 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 320.006 kali dengan volume perdagangan 4,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,4 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.584.

Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 0,49 persen, sektor saham basic merosot 0,76 persen, sektor saham industri tergelincir 0,81 persen, sektor saham nonsiklikal susut 0,22 persen.

Selain itu, sektor saham siklikal terpangkas 0,46 persen, sektor saham kesehatan merosot 0,47 persen, sektor saham keuangan turun 0,30 persen. Selanjutnya sektor saham properti terpangkas 0,48 persen, sektor saham teknologi tergelincir 0,17 persen dan sektor saham infrastruktur merosot 0,64 persen. Sektor saham transportasi naik 0,05 persen.

Pada awal sesi perdagangan, saham GOTO turun 2,6 persen ke posisi Rp 75 per saham. Saham GOTO dibuka stagnan Rp 77 per saham. Saham GOTO berada di level tertinggi Rp 78 dan terendah Rp 74 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.352 kali dengan volume perdagangan 10.039.348 saham. Nilai transaksi Rp 74,5 miliar.

Review IHSG

Mengutip riset Ashmore Asset Management Indonesia, IHSG kembali melemah ke posisi 6.834 setelah the Fed kurangi harapan penurunan suku bunga.

Selain itu, koreksi di seluruh sektor saham. Sektor saham batu bara alami penurunan besar setelah penurunan harga batu bara dan minyak. Di sisi lain, cadangan devisa Indonesia turun USD 1,8 miliar pada Oktober, ke level terendah dalam satu tahun dari USD 134,9 miliar pada bulan lalu. Hal ini karena bank sentral intervensi untuk stabilkan rupiah dan pemerintah membayar utang luar negeri.

Top Gainers dan Losers

Karyawan melintasi layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham MSTI melonjak 20,30 persen
  • Saham IKPM melonjak 18,18 persen
  • Saham FMII melonjak 17,89 persen
  • Saham AEGS melonjak 9,62 persen
  • Saham STPP melonjak 9,52 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham GULA merosot 25 persen
  • Saham GOLD merosot 18,08 persen
  • Saham DOOH merosot 10 persen
  • Saham SATU merosot 9,68 persen
  • Saham RCCC merosot 9,48 persen

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham MSTI senilai Rp 144,8 miliar
  • Saham BOGA senilai Rp 118,3 miliar
  • Saham AMMN senilai Rp 102,3 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 79,3 miliar
  • Saham MEDC senilai Rp 58,8 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham GTRA tercatat 67.964 kali
  • Saham MSTI tercatat 34.720 kali
  • Saham RGAS tercatat 32.684 kali
  • Saham IKPM tercatat 26.076 kali
  • Saham STRK tercatat 10.255 kali

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan BNI Sekuritas

Layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, IHSG berpotensi bergerak sideways dengan range di 6.790-6.890 pada Rabu, 8 November 2023.

“Level support IHSG berada di 6.790-6.820 dan level resist IHSG berada di 6.860-6.890,”

Berikut saham pilihan dari BNI Sekuritas pada Rabu, 8 November 2023:

1. BMRI: Spec Buy

Support di 5825, cutloss jika break di bawah 5725.

Jika tidak break di bawah 5725, potensi naik ke 5925-6000 short term.

2. WIIM: Spec Buy

Support di 3370, cutloss jika break di bawah 3300.

Jika tidak break di bawah 3300, potensi naik ke 3500-3650 short term.

3. MAPI: Spec Buy

Support di 1600, cutloss jika break di bawah 1550.

Jika tidak break di bawah 1600, potensi naik ke 1650-1690 short term.

4. PTRO: Spec Buy

Support di 4120, cutloss jika break di bawah 4000.

Jika tidak break di bawah 4000, potensi naik ke 4350-4450 short term.

5. PANI: Spec Buy

Support di 4250, cut di bwh 4150.

Jika bertahan di atas 4150, bisa rebound ke 4400-4500 short term.

6. ACES: Spec Buy

Support di 820, cutloss jika break di bawah 805.

Jika tidak break di bawah 805, potensi naik ke 860-880 short term.

 

Bursa Saham Asia Pasifik

Seorang pria berdiri didepan indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Ketegangan politik yang terjadi karena Korut meluncurkan rudalnya mempengaruhi pasar saham Asia. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan Rabu (8/11/2023) setelah sebagian besar indeks saham tertekan pada perdagangan Selasa, 7 November 2023. Investor mencermati lebih banyak data ekonomi untuk membantu memberikan lebih banyak arah mengenai pasar saham.

Dikutip dari CNBC, kenaikan di bursa saham Asia Pasifik setelah bursa saham Korea Selatan merosot. Sedangkan bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street cetak reli terpanjang hampir dua tahun.

Di sisi lain, jajak pendapat Reuters Tankan menunjukkan kepercayaan bisnis manufaktur Jepang meningkat untuk pertama kalinya sejak Agustus dan sentimen sektor jasa meningkat pada bulan kedua. Ini menekankan prospek yang menantang di tengah pemulihan ekonomi yang tidak merata.

Indeks Nikkei 225 bertambah 0,57 persen, sedangkan indeks Topix menguat 0,14 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak 0,72 persen dan indeks Kosdaq mendaki 0,30 persen.

Di Australia, indeks ASX 200 bertambah 0,31 persen. Indeks Hang Seng berjangka berada di posisi 17.727, lebih tinggi dari penutupan perdagangan terakhir di posisi 17.670,16.

Infografis Bank Dunia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Bakal Terjun Bebas. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya