Liputan6.com, Jakarta Legenda Manchester United Rio Ferdinand memberi masukan kepada Sir Jim Ratcliffe yang nyaris menjadi pemilik saham minoritas baru Setan Merah.
Miliarder asal Inggris itu diminta melakukan langkah penting, yakni membangun komunikasi dengan penggemar, guna meredakan amarah serta kekhawatiran fans apabila dirinya resmi mengambil alih 25 persen saham MU.
Advertisement
Sebagaimana diketahui, Sir Jim Ratcliffe saat ini merupakan satu-satunya pihak yang masih terkait dalam saga penjualan MU. Sheikh Jassim yang sempat menjadi rival CEO INEOS dalam mengambil alih Setan Merah sudah memutuskan mundur dari persaingan sejak beberapa waktu lalu.
Ratcliffe sendiri pada akhirnya mengambil manuver berbeda seiring dengan keterlibatannya dalam proses penjualan Setan Merah. Ia memutuskan untuk tak menggeser keluarga Glazer sepenuhnya, melainkan hanya membeli saham minoritas 25 persen melalui tawaran senilai 1,3 miliar poundsterling.
Pemilik Manchester United semula diisukan berencana mengadakan voting untuk mengambil keputusan soal proposal Ratcliffe pada Kamis (19/10/2023) lalu. Akan tetapi nyatanya, CEO INEOS hingga kini belum kunjung dinobatkan sebagai pemilik saham minoritas Setan Merah.
Legenda MU Rio Ferdinand menilai saga penjualan yang berkepanjangan ini membuat kondisi Manchester United makin tidak sehat. Situasi kian diperparah dengan adanya keinginan penggemar menggelar demonstrasi lantaran kecewa keluarga Glazer masih menjadi pemegang saham mayoritas klub.
Sir Jim Ratcliffe Diminta Bangun Komunikasi dengan Penggemar
Buntut dari hal ini, Sir Jim Ratcliffe diminta melakukan satu langkah krusial apabila dirinya berhasil membawa saga penjualan MU mencapai ujung. Miliarder Inggris perlu membuka jalur komunikasi dengan penggemar demi menegaskan peran dan tanggung jawabnya sebagai pemilik saham minoritas klub.
"Dari luar (tawaran Ratcliffe untuk MU) terlihat rumit karena kami (penggemar) belum mendapat penjelasan soal bagaimana saham 25 persen itu dari sudut panjang bisnis," ujar Rio Ferdinand yang mewakili pandangan fans terkait saga pengambilalihan MU.
"Sepak bola adalah bisnis, tetapi Anda tidak bisa memperlakukan klub sepak bola hanya dari sisi bisnis dan tidak secara holistik. Ada banyak keterlibatan emosional, sejarah, penggemar yang menanti kabar (dalam saga ini). Dia (Ratcliffe) harus meredakan kecemasan yang sudah terlanjur menyelimuti (fans)."