Liputan6.com, Jakarta Manajer Manchester United Erik ten Hag membuat pernyataan membingungkan saat berbicara kepada media menjelang pertandingan melawan FC Copenhagen di Liga Champions, Senin (23/10/2023).
Ucapannya itu bermula saat pelatih asal Belanda itu diminta memberikan kabar terkini tentang skuadnya menjelang pertandingan tersebut.
Advertisement
“Ya, kami berharap [memiliki pemain yang kembali cedera]. Sergio berlatih sepanjang minggu, hari ini dia akan berlatih, lalu kami harus menilai apakah dia fit untuk bermain atau bisa tersedia untuk skuad,” katanya.
Namun, orang-orang yang menonton siaran langsung wawancara itu mengira Ten Hag mengatakan ‘Sancho’ dan bukan ‘Sergio’ (Reguillon).
Tentu saja hal ini menyebabkan banyak orang berpikir bahwa pemain sayap Jadon Sancho kembali ke tim utama Manchester United. Padahal Ten Hag dan Sanco masih terlibat perselisihan publik.
Sudah Lama Sancho Diasingkan Manchester United
Pada bulan September lalu, Sancho dikeluarkan dari skuad untuk menghadapi Arsenal karena Ten Hag secara terbuka mengkritik penampilan pemain Inggris itu dalam latihan.
Sancho kemudian mengeluarkan pernyataan dan menyangkal klaim Ten Hag. Sejak itu, pemain berusia 23 tahun tersebut dilaporkan menolak untuk meminta maaf kepada manajer dan sebagai hasilnya, ia ‘sepenuhnya diasingkan’ dari tim utama klub.
Manchester Evening News kemudian mengkonfirmasi bahwa pernyataan Ten Hag itu sebenarnya mengatakan 'Sergio' dan bukan 'Sancho'.
Pernyataan Ten Hag Bukan Sosok Jadon Sancho
Jurnalis MEN Samuel Luckhurst menulis: “Ten Hag pasti mengatakan 'Sergio', bukan 'Sancho' sebagai jawaban atas pertanyaan saya tentang berita tim. Kedengarannya dia mengatakan 'Sancho' tetapi klub mengonfirmasi bahwa yang dia maksud adalah Reguilon.”
Pasalnya, saat ditanya tentang Sancho sebelum pertandingan United melawan Sheffield United pada hari Sabtu, Ten Hag berkata: “Semuanya telah dikatakan tentang dia.”
MU Siap Melepas Sancho dengan Harga Murah
Manchester United dikabarkan sudah siap untuk rugi besar terkait Jadon Sancho. MU siap melepasnya dengan harga murah agar tidak lagi menjadi masalah dalam tim.
Selain itu, manajer MU Erik Ten sudah mengendus gelagat buruk. Dia ingin menghindari ketidaktulusan Jadon Sancho kalau memang akhirnya minta maaf.