Selain Jadon Sancho, Berikut 5 Bintang Sepak Bola yang Bertengkar dengan Manajer

Dalam lingkaran sepak bola profesional, relasi antara manajer dan pemain sering menjadi faktor krusial dalam prestasi sebuah tim. Meski demikian, keadaannya tidak selamanya harmonis, dan kadang-kadang, konflik muncul di antara dua unsur utama dalam sebuah klub.

oleh Razaqa HarizDiterbitkan 24 Oktober 2023, 07:30 WIB
Dalam lingkaran sepak bola profesional, relasi antara manajer dan pemain sering menjadi faktor krusial dalam prestasi sebuah tim. Meski demikian, keadaannya tidak selamanya harmonis, dan kadang-kadang, konflik muncul di antara dua unsur utama dalam sebuah klub. (Bola.com/Dok.AFP/OLI SCARFF)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam lingkaran sepak bola profesional, relasi antara manajer dan pemain sering menjadi faktor krusial dalam prestasi sebuah tim. Keadaannya tidak selamanya harmonis, dan kadang-kadang, konflik muncul di antara dua unsur utama dalam sebuah tim.

Akhir-akhir ini, Manchester United sedang menjadi sorotan karena kontroversi yang melibatkan Jadon Sancho dan pelatih Erik Ten Hag.

Ketegangan muncul setelah Sancho mengungkapkan melalui media sosial bahwa Ten Hag telah memberikan pernyataan yang tidak akurat terkait alasan ketidakhadirannya dalam skuad, dengan menuduh bahwa pemain internasional Inggris ini absen karena performa buruk pada latihan, sementara menurutnya itu tidak benar.

Pemain yang berusia 24 tahun ini kini dihukum dan absen dalam sembilan pertandingan terakhir MU, termasuk dalam duel terbaru melawan Sheffield United. Ten Hag memilih untuk menjauhkan Sancho dari ruang ganti tim utama sebelum menerima permintaan maaf secara resmi dari pemain tersebut.

Perselisihan antara pemain dan manajer adalah situasi yang tidak jarang terjadi dalam lingkungan sepak bola. Terdapat beragam faktor yang melatarbelakangi munculnya ketidaksepakatan di antara keduanya. 

Dalam artikel ini, Liputan6.com akan memaparkan lima pemain sepak bola yang pernah bertengkar dengan manajer klub. Simak halaman berikut!


Kepa Arrizabalaga dan Maurizio Sarri (Chelsea)

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, menolak diganti saat melawan Manchester City pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019). (AFP/Adrian Dennis)

Sempat bikin heboh pada masanya, Kepa Arrizabalaga, kiper Chelsea saat itu, dengan tegas menolak untuk tunduk pada keputusan manajer menggantikannya dalam pertandingan final Carabao Cup 2019 melawan Manchester City.

Situasi ini terjadi karena adanya ketidakpahaman. Sarri berkeinginan untuk menggantikan Kepa dengan Willy Caballero pada menit-menit terakhir perpanjangan waktu melawan Manchester City, dengan mempertimbangkan adu penalti berikutnya.

Akan tetapi, Kepa mempersepsikan bahwa penggantian itu disebabkan oleh cedera yang menurutnya tidak begitu serius sehingga memerlukan penggantian. Sayangnya, hal ini berujung pada kekalahan Chelsea dalam pertandingan tersebut.


Jose Mourinho dan Paul Pogba (Manchester United)

Hubungan manajer Manchester United, Jose Mourinho, dan Paul Pogba dikabarkan mulai renggang. (AFP/Ian Kington)

Jose Mourinho, sering dijuluki sebagai 'The Special One', adalah seorang individu yang cenderung tidak menghindari konflik. Namun, pada tahun 2018, dia berada dalam posisi yang sebaliknya.

Pogba merasa kesal karena Manchester United hanya bermain bertahan melawan Watford, bukan menyerang, saat bertanding di Old Trafford.

Lanjut Baca:

Pelatih asal Portugal itu tentu tidak menyukai komentar oleh Pogba dan mengambil langkah untuk mencopotnya dari jabatan wakil kapten klub.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya