4 Fakta Viral Video Bayi Diduga Ditenggelamkan Sang Ibu ke dalam Ember Penuh Air

Layaknya boneka, bahkan pelaku yang diduga ibu sang bayi membalikkan tubuh sang anak dengan posisi kepala berada di bawah.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiperbarui 17 Oktober 2023, 18:17 WIB
Ilustrasi seorang bayi diduga ditenggelamkan sang ibu ke dalam bak berisi air. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta Publik belum lama ini dibuat geger dengan viralnya sebuah video yang memperlihatkan seorang bayi ditenggelamkan oleh seorang perempuan yang diduga ibu sang bayi ke dalam sebuah ember bak berisi air.

Terduga pelaku diketahui mengabadikan sendiri momen tersebut dengan kamera ponselnya. Dia bahkan tertawa kecil saat mulai menjatuhkan bayi tersebut ke dalam bak sambil berkata,"Hai guys kita berenang-berenang," kata perekam dalam video yang dilihat, Senin, 16 Oktober kemarin.

Layaknya boneka, bahkan pelaku yang diduga ibu sang bayi membalikkan tubuh sang anak dengan posisi kepala berada di bawah.

Jajaran Polres Jakarta Selatan membenarkan terkait video viral tersebut dan kini tengah dalam penyelidikan.

"Kami membenarkan bahwa adanya video viral tersebut. Saat ini Polres Jakarta Selatan masih mendalami tentang viralnya hal tersebut," ucap dia saat dikonfirmasi awak media, Senin (16/10/2023).

Viralnya bayi ditenggelamkan di dalam bak air belakangan juga menyita perhatian Komnas Perlindungan Anak (PA). Komnas PA menyebut diduga si ibu bayi tengah mengalami baby blues syndrome.

Berikut sederet fakta bayi ditenggelamkan ibunya di ke dalam ember yang dihimpun dari Liputan6.com:

1. Video Bayi Ditenggelamkan ke Dalam Ember Viral

Ilustrasi bayi ditenggelamkan ke dalam ember. (Freepik/Kjpargeter)

Sebuah video viral memperlihatkan seorang bayi ditenggelamkan di dalam ember bak berisi air. Video berdurasi 40 detik memperlihatkan situasi di sebuah kamar mandi. Tampak, sebuah ember bak berwana hijau di dekat keran air. Perekam video mengangkat bayi laki-laki.

Tak lama setelah itu, perekam lalu menghidupkan keran. Sementara bayi terus menangis. Namun, perekam seakan menghiraukan tangisan bayi tersebut. Dia malah membalikkan tubuh si bayi dengan posisi kepala berada di bawah.

Belum diketahui secara persis di mana lokasi kejadian tersebut. Namun, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengaku telah mengetahui adanya video viral tersebut.

Bintoro belum bersedia menjelaskan secara gamblang terkait kasus ini. Dia beralasan, sedang dalam proses penyelidikan.

"Iya adanya video viral tersebut. Tapi masih mendalami tentang siapa-siapa pelakunya. Kejadian tersebut di mana saat itu. Intinya nanti akan disampaikan di rilis berikutnya," ujar dia.

2. Tiga Saksi Telah Dimintai Keterangan oleh Polres Metro Jakarta Selatan

Ilustrasi video viral seorang ibu menenggelamkan bayi ke dalam ember penuh air. Credit: pexels.com/pixabay

Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki video viral seorang ibu menenggelamkan bayi ke dalam ember penuh air.

Upaya itu dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mencari unsur pidana dari kejadian tersebut.

"Sejauh ini penerapan unsur pidana masih kami dalami. Masih kami kumpulkan bukti-bukti, akan kami sampaikan di lain kesempatan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro saat dikonfirmasi, Selasa (17/10/2023).

Selain barang bukti, lanjut Bintoro, pihaknya juga telah meminta keterangan dari tiga saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Ketiga saksi adalah, ibu R tetangga, kedua RT, dan terduga pelaku sang ibu A alias LN.

"Saat ini kami polres Jaksel telah mengambil keterangan dari pihak ibu, dan juga dari pihak ketua RT setempat," sebutnya.

Karena masih dalam proses penyelidikan, Bintoro pun belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Sebab, saat ini proses penyelidikan masih berlangsung dengan lintas profesi untuk memeriksa kejiwaan A alias LN.

"Saat ini masih dalam proses, penyidik kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap ibu tersebut. Dan kami juga menggandeng dari pihak KPAI dan juga UP3A dalam rangka melaksanakan pemeriksaan dari Ibu ini," kata dia.

3. Sang Ibu Diduga Alami Baby Blues Syndrome

Ilustrasi si ibu bayi berinisial A yang menenggelamkan bayi laki-lakinya diduga mengalami baby blues syndrome./copyright unsplash.com/Omar Lopez

Pj Ketua Komnas PA, Lia Latifah, menyampaikan hasil monitoring yang dilakukan pada Jumat (13/10/2023) diketahui si ibu berinisial A diduga mengalami baby blues syndrome.

"Kita sudah datang ke sana, ketemu ibu si bayi itu. Terus kita tanya-tanya memang dia mengalami sindrom baby blues dan ada sedikit depresi pada saat diagnosa awal," kata Lia saat dikonfirmasi, Selasa (17/10/2023).

Diketahui, baby blues syndrome bisa menimpa mental kesehatan ibu menjadi tidak stabil. Kondisi itu biasa terjadi pasca-melahirkan yang kerap kali membuat mental cemas dan sedih berlebihan.

Temuan itu sejalan dengan kondisi A yang saat ini mempunyai tiga anak, satu perempuan dan dua laki-laki yang masih balita. Diduga, ibu korban mengalami kelelahan karena mengurus tiga anaknya yang membuat mentalnya mengalami ganguan.

"Jadi kemarin itu ibunya cerita bahwa dia mengalami depresi, dia mengalami stres, mengalami kebingungan pada saat ia harus merawat 3 bayinya tersebut," ungkap Lia.

"Jadi sebenarnya itu dia kayak bercanda. Jadi awalnya begini, karena dia mengalami kelelahan dan capek. Kaya bosan kelelahan urus bayinya, jadi saat dia melakukan hal itu dia dalam kondisi enggak sadar," sambungnya.

Adapun tindakan A yang menceburkan bayi laki-lakinya itu terjadi bulan Oktober saat ia sedang asik menelepon temannya. Tanpa sadar dia menceburkan bayinya ke dalam ember yang dipenuhi air.

"Terus waktu itu dia mengirim WA (video tersebut) itu kepada teman dia. Tapi dia enggak nyebutin temannya itu siapa. Namun, temannya disebutkan yang menyebarkan ke media sosial. Sehingga kita bisa dapatkan alamat ibu A dari temannya itu yang kasih tahu ke kita," bebernya.

4. Tiga Bayi Lain Akan Diasuh Tetangga

Lia mengatakan tindakan A tidak diketahui keluarganya, khususnya suami dan ibu kandungnya, R. Hal itu pun membuat keluarganya kaget dan memutuskan pengasuhan ketiga bayinya diambil alih dari si A.

"Dia (suami dan ibunya) kaget dengan kejadian tersebut dan suaminya juga enggak tahu bahwa yang malam-malam itu kita datang kita minta diklarifikasi atas kejadian yang sudah tersebar di media sosial," kata Lia.

"Malam pada pembicaraan itu tadinya kita mau bawa bayi tersebut, mau kita amankan, tetapi si A bilang nanti anaknya yang tiga ini akan diambil alih pengasuhannya sama ibunya. Nanti ada tetangganya yang biasa mengasuh anak-anak," tambahnya.

Sementara itu, bayi yang diceburkan ke dalam ember saat ini sudah dalam kondisi sehat. Termasuk dua anak lainnya.

"Sehat, malam itu saya langsung melihat bayinya di kamar. Saya lihat si kakaknya yang pertama di kamar. Terus adiknya yang kedua sama bayi yang tiga bulan itu. Sehat sama neneknya, baik-baik saja, enggak demam. Saya lihat badannya juga tidak ada luka," kata Lia.

Infografis Ibu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya