Baik Buruknya Olahraga di Pagi, Siang atau Malam

Bisa jadi Anda bingung mau memilih kapan saat yang tepat untuk berolahraga. Beberapa hal ini membantu Anda untuk menentukan saatnya.

oleh Liputan6 diperbarui 23 Mar 2013, 08:47 WIB
Bisa jadi Anda bingung mau memilih kapan saat yang tepat untuk berolahraga. Beberapa orang merasa pagi hari merupakan saat yang tepat karena jam kerjanya mulai siang. Yang lain bilang kalau sore hari lebih tepat karena alasan kesempatannya baru ada di sore hari. Bahkan ada yang bilang baru bisa di malam hari.

Jadi, kapan waktu terbaik untuk berolahraga? Untuk memudahkan Anda memilih waktu yang tepat, berikut pertimbangan yang bisa Anda buat seperti dikutip Galtime, Sabtu (23/3/2013):

1. Olahraga di pagi hari


Pro:

Rutin berolahraga di pagi hari merupakan cara terbaik untuk memastikan Anda bisa melakukan tugas Anda di kantor. Dengan berolahraga, Anda jadi memiliki sedikit alasan untuk tidak mengerjakan tugas Anda di kantor karena Anda tidak ingin sepanjang hari Anda hanya untuk beralasan.

Ditambah lagi, berolahraga setelah bagun tidur membuat energi Anda belum habis dengan kegiatan lainnya. "Karena Anda segar usai malam sebelumnya, Anda penuh energi," ujar Valerie Orsoni, CEO dari LeBootCamp.

"Anda lebih cenderung meregangkan batas-batas fisik, dengan hasil yang lebih baik dan lebih cepat," tambahnya.

Kontra:

Orsoni juga mengatakan, karena tubuh Anda segar usai bagun tidur, Anda bisa dengan mudah cedera saat memulai aktivitas yang berat di pagi hari tanpa pemanasan. Jika Anda ingin berolahraga di pagi hari, pastikan Anda sudah melakukan pemanasan dengan baik sebelum melakukannya.

2. Sebelum makan siang (12.00-17.00)

Pro:
Lakukan latihan mengecilkan perut di siang hari kemudian makan siang. Orsoni mengatakan ke kliennya, setengah jam berolahraga sebelum makan bisa mengurangi efek buruk dari diet lemak tinggi.

"Lakukan seperti Prancis dan latihan selama 30 menit dengan perut kosong setiap hari," kata Orsoni. "Berolahraga dengan kelaparan mengambil energi dari gula di dalam tubuh, itu membakar lemak dari zona yang ditargektkan dan bagus untuk aset Anda".

Kontra:
Jika Anda sibuk atau banyak pekerjaan, Anda mungkin sulit melakukan di siang hari sehingga Anda lebih memilih olahraga di sore hari. Ditambah lagi, jika Anda menunggu latihan usai makan siang, Anda berisiko kesulitan berolahraga karena makanan.

"Jika Anda berencana berolahraga setelah makan siang, Anda mungkin menemukan diri Anda menjadi terlalu lamban untuk mendorong diri Anda," ujar Orsoni.

3. Olahraga malam


Pro:

Latihan di malam hari merupakan cara yang bagus untuk melepas energi usai bekerja sepanjang hari di tempat kerja. Banyak ahli mengatakan kalau tubuh Anda akan lebih optimal untuk bekerja.

Lesley Alderman, penulis 'The Book of Times' mengatakan, waktu terbaik berolahraga di malam hari adalah 18.00 dan 20.00 ketika suhu tubuh Anda berada di puncaknya. Ini berarti otot Anda lebih fleksibel.

Alderman juga mencatat, kekuatan otot pada puncaknya pada pukul 17.00 dan 19.00. Ini tampaknya waktu terbaik untuk melakukan angkat beban.

Kontra:

Salah satu kontra latihan di malam hari adalah Anda bisa sulit melakukannya dengan rutin. Sama seperti berusaha untuk berolahraga di waktu makan siang. Anda bisa kesulitan melakukan treadmill usai melakukan aktivitas sepanjang hari di kantor. Selain itu, berolahraga di hari tidak disarankan untuk yang mudah mengantuk.

"Meningkatkan detak jantung Anda di malam hari membuat Anda sulit tidur," kata Orsoni.

Kelemahan utama dari olahraga malam, Anda terlalu lelah untuk melakukannya."Karena Anda lelah dengan aktivitas sepanjang hari, Anda mungkin tak mampu mendorong diri Anda sebanyak yang Anda bisa lakukan di pagi hari," ujar Orsoni.

Tak peduli apa yang Anda pilih, dengan hanya membuat pilihan dan menjadwalkan waktu yang konsisten untuk berolahraga dan mengikutinya, Anda semakin dekat mencapai tujuan kebugaran Anda. (Mel/Abd)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya