Cak Imin Optimistis Daerah Tapal Kuda Bakal Jadi Lumbung Suara AMIN di Pilpres 2024

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin optimistis bahwa pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar bisa menang di Tapal Kuda, Jawa Timur, pada Pemilu 2024.

oleh Yusron FahmiDiterbitkan 29 September 2023, 08:02 WIB
Anies dan Muhaimin saat kunjungan di Pondok Pesantren Nurul Islam-Jember. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin optimistis bahwa pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar bisa menang di Tapal Kuda, Jawa Timur, pada Pemilu 2024.

Daerah Tapal Kuda meliputi timur Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

"Kemenangan PKB di Tapal Kuda akan menjadi kemenangan pasangan AMIN pada Pilpres 2024," katanya, saat melakukan safari politiknya bersama Anies Baswedan di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember, Kamis (28/9/2023).

Menurutnya, daerah Tapal Kuda akan menjadi ceruk suara terbanyak bagi pasangan AMIN pada pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024.

"Insyaallah Tapal Kuda dan Jawa Timur pada umumnya akan menjadi kemenangan AMIN terbanyak asalkan kader PKB di Jatim kompak untuk mendukung pasangan AMIN pada Pilpres 2024," tuturnya.

Sebelumnya, Cak Imin membeberkan alasannya mau menjadi calon wakil presiden dari bacapres Anies Baswedan. Padahal, dia mulanya berkeinginan maju sebagai capres bukan cawapres.

Cak Imin menjelaskan, dia mantap setuju menjadi bacawapres Anies karena melihat rekam jejak Anies saat memimpin DKI Jakarta sebagai Gubernur. Dari sana, Cak Imin mengaku lebih pantas menjadi bacawapres.

"Kenapa saya mau jadi cawapres bukan capres? Karena Mas Anies saya tahu persis, selama jadi gubernur telah membuktikan perjuangan pemerintahan yang bermartabat dan bermanfaat," kata Cak Imin.

Lebih lanjut, Cak Imin membagikan cerita saat dia dan Anies kala itu masing-masing berada di koalisi yang berbeda. Anies yang diusung Koalisi Perubahan belum memiliki bacawapres. Begitu pula Cak Imin di Koalisi Gerindra yang tak kunjung memutuskan bacawapres.

Di hadapan ratusan kiai, nyai, dan santri itu Cak Imin menyebut, perjalanan akhirnya membawa dia dan Anies bertemu lewat Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

"Ndidalah mas Anies sama Pak SP juga ngejemeng. ngejemeng gak jelas pasangannya sopo. Ibaratnya, nyaris podo jadi jomblo meneh. Akhirnya kita istikharah. Kita sowan ke beberapa kiai," terang Cak Imin.

"Ternyata pada akhir Agustus, saya dan pak SP ketemu, dua partai ini, NasDem, PKB, kumpul sudah cukup bisa ajukan capres cawapres. Dua partai cukup 20 persen," sambung dia

 

 

 

 

 

AMIN Datang untuk Silaturahim

Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memberikan keterangan saat peresmian Sekretariat Bersama (Sekber) di Jalan Jl. Ki Mangunsarkoro No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2023). Cak Imin berharap dengan peresmian kerja sama PKB dan Gerindra akan membawa Indonesia lebih sejahtera. Cak Imin yakin bahwa kedua partai ini saling melengkapi. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pengasuh Ponpes Nuris Jember KH Muhyidin Abdus Somad mengatakan kedatangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar untuk silaturahim dengan para kiai dan ulama di Jember dan sekitarnya.

"Ada sekitar 500 hingga 1.000 kiai dan ulama yang hadir, padahal mereka mendapatkan undangan melalui pesan singkat saja. Mereka hadir untuk mendoakan pasangan AMIN pada Pilpres 2024," katanya.

Ia mengatakan dukungannya kepada AMIN secara pribadi sebagai pengasuh pondok pesantren, namun selaku Ketua Rois Syuriyah PCNU Jember maka pihaknya bersikap netral.

"Kedatangan Anies-Muhaimin bertemu para kiai dan ulama di Ponpes Nuris memang untuk silaturahim dan meminta doa restu. Sebagai pengasuh ponpes, saya mendukungnya," ujarnya.

Infografis Ragam Tanggapan Geger Kabar Duet Anies-Cak Imin dan Tudingan Khianat. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya