Liputan6.com, Jakarta Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, agar tidak mengkhawatirkan stok beras. Karena, stoknya sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional sampai akhir tahun.
Advertisement
"Lebih dari cukup," kata Mendag dalam keterangan, Rabu, (6/9/2033).
Di saat Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, ia mengungkapakan saat ini kondisi stok beras mencapai 1,6 juta ton. Artinya, lebih baik daripada kondisi tahun lalu.
“Tahun lalu hanya ada 500 ribu ton, kita khawatir. Tapi, sekarang ada 1,6 juta ton,” katanya.
Sehingga, ia berharap masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan pasokan persediaan beras karena sudah terjamin stoknya oleh pemerintah.
Tambah Cadangan
Bahkan, pemerintah juga menambah cadangan beras yang ada menjadi 2 juta ton dengan menunggu impor sisanya sebanyak 400 ribu ton.
Pemerintah melakukannya, agar psikologis masyarakat mengahadapi fenomena El-Nino terhadap stok makanan bisa di cegah dengan penambahan stok beras tersebut.
"Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyetujui penguatan stok beras dengan menambah stok beras menjadi 2 juta ton dalam rapat terbatas sebelumnya," ujarnha
Distribusi Bansos
Saat ini, Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, mulai September kemendag sudah memulai mendistribusikan kepada keluarga yang membutuhkan bantuan beras sebanyak 10 Kg untuk setiap paket, di berbagai pelosok daerah.
"Ada 10 Kg setiap paketnya di kirim ke daerah-daerah, dan distribusi digelar lebih awal September 2023 dibanding rencana sebelumnya, yaitu pada Oktober 2023, untuk membantu menurunkan harga beras," ungkapnya.
Selain itu, Mendag Zulhas mengatakan bahwa Kemendag selalu siap bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam menjaga ketersediaan bahan pangan untuk masyarakat.
Meskipun saat ini sudah jatuh wewenang pangan di tangan Bapanas, tidak membuat Kemendag melepaskan perihal itu sebagai menteri.
“Kemendag sebenarnya tugasnya jadi pendukung, walaupun di mata publik, kalau harga naik tetap tanggung jawabnya Kemendag,” katanya.
Dukungan Kemendag
Kementerian akan mendukung pelaksanaan rencana dan strategi yang diputuskan Bapanas atau badan terkait lainnya, seperti dalam aspek distribusi dan perdagangan komoditas, demikian Zulhas.
Sebelumnya, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir 2023. Untuk menambah stok yang sudah ada, pihaknya tengah melakukan proses untuk mendatangkan lagi 400 ribu ton beras.