Liputan6.com, Jakarta Mason Greenwood rupanya sudah punya klub idaman pasca berpisah dengan Manchester United (MU) musim panas ini. Alih-alih melanjutkan karier di Eropa, pemuda barusia 21 tahun itu rupanya lebih tertarik hijrah ke Turki atau Arab Saudi.
Sebagai informasi, nama Greenwood memang sempat menjadi kontroversi usai dirinya diskors dari tim utama MU menyusul adanya kasus dugaan kekerasan dan percobaan pemerkosaan yang membelit sejak awal 2022.
Advertisement
Pihak berwenang sebenarnya sudah mencabut dakwaan terhadap Greenwood pada Februari, tetapi Setan Merah tetap melakukan investigasi internal demi menentukan langkah lanjutan terhadap sang pemain.
Laporan terkini mengungkap manajer Manchester United Erik ten Hag sejatinya sempat menunjukkan sikap terbuka untuk menyambut kembali Greenwood di tim. Klub bahkan diisukan telah menggelar diskusi taktis mengenai cara mengintegrasikan pemain berusia 21 tahun ke skuad utama.
Sayangnya, MU pada akhirnya batal memberi kesempatan kedua bagi Mason Greenwood. Setan Merah lebih memilih mendengar masukan dari fans wanita serta pemain tim putri agar tidak lagi memakai jasa sang pengawa di Old Trafford.
Pengumuman resmi terkait perpisahan MU dengan pesepak bola berusia 21 tahun pun sudah dirilis pihak klub belum lama ini. Setan Merah meyakini plihan tersebut merupakan jalan terbaik bagi Greenwood.
Sejumlah Klub Antre Dapatkan Tanda Tangan Greenwood
Menariknya, tak lama setelah kabar perpisahan itu menyeruak, sejumlah klub digadang-gadang berminat menampung eks bintang muda MU.
Laporan ESPN mengeklaim beberapa ketertarikan bahkan bersumber dari dalam Inggris sendiri. Ada pula tim Serie A, AS Roma, yang dirumorkan berminat menyewa jasa Greenwood, dengan juru taktiknya Jose Mourinho cukup familiar pada sang pemain saat masih berkarier di MU.
Kendati begitu, pemberitaan yang sama menyebut Greenwood diam-diam sudah memiliki klub idaman lain di bursa transfer musim panas 2023. Pemuda berusia 21 tahun konon lebih tertarik bergabung dengan tim Turki atau Arab Saudi ketimbang melanjutkan karier di Eropa.
Mason Greenwood Cari Aman
Usut punya usut, motivasi Greenwood mendahulukan kepindahan ke Turki dan Arab Saudi rupanya untuk 'mencari aman' pasca terlilit kasus.