PAN Jadi Wadah Aspirasi dan Perjuangan Santri dan Nahdliyin

Ahmad mengatakan, hadirnya dukungan dari kalangan NU menambah semangat PAN untuk kemaslahatan umat.

oleh Elza Hayarana SahiraDiperbarui 20 Agustus 2023, 05:47 WIB
Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendaftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2023). (Liputan6.com/Elza Hayarana Sahira)

 

Liputan6.com, Jakarta - Calon Anggota Legislatif DPR RI PAN Dapil Jatim II, Gus Abdul Qodir mengatakan partainya sangat terbuka terhadap semua kelompok dan golongan, termasuk warga Nahdlatul Ulama (NU) dan kaum santri.

"PAN sudah menjadi terbuka, semua aspirasi kita akomodir. Seperti warga Nahdliyin di Probolinggo ini menyampaikan aspirasi ke kita dalam meningkatkan pondok pesantren," kata Ahmad, Sabtu (19/8/2023). 

Ahmad menambahkan, hadirnya dukungan dari kalangan NU menambah semangat PAN untuk kemaslahatan umat. Sebab, dukungan tersebut membuktikan PAN semakin dipercaya menjadi wadah aspirasi perjuangan umat Islam.

"Kami juga mendapatkan amanah dari warga Nahdliyin untuk terus berjalan lurus dan memperjuangkan tetap hak mereka agar hidup ke depannya damai dan sejahtera," ucap Gus Qodir.

Lebih lanjut, Gus Qodir menyebut jika banyaknya warga NU yang bergabung merupakan andil dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Berkat pria yang akrab disapa Zulhas tersebut, PAN berhasil membuka tembok ekslusif sehingga seluruh masyarakat dapat bergabung.

"Kami sangat mengapresiasi Ketua Umum Zulkifli Hasan yang rajin membangun komunikasi dan silahturahmi kepada pondok-pondok pesantren khususnya warga NU yang sudah bekerja keras turun langsung kepada masyarakat," pungkas Gus Qodir.

Elektabilitas Meningkat

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendaftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2023). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

 

Partai Amanat Nasional (PAN) tengah mengalami peningkatan elektabilitas yang cukup signifikan. Hal itu ditemui dalam survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Juli 2023 secara nasional.

Dalam survei tersebut, partai berlambang matahari ini mendapatkan elektabilitas di angka 4,3 persen mengalahkan partai ternama lainnya seperti PPP, Perindo, PSI, dan Hanura.

Pencapaian PAN ini adalah yang tertinggi dibandingkan tiga tahun terakhir. Bahkan, kali pertama di atas parliamentary threshold," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dikutip Sabtu (19/8/2023).

Perlu diketahui, elektabilitas PAN sebelumnya pada periode April 2020 hanya 1,5 persen sampai 2,0 persen. Pada periode Juni 2023 elektabilitas PAN mengalami peningkatan yaitu 3,1 persen, dan kini menjadi 4,3 persen.

Infografis Zulkifli Hasan Ketua Umum PAN. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya