Tentara Ukraina yang Buta Akibat Perang Kini Berjuang Hadapi Dunia Baru

Tentara Ukraina yang buta akibat perang melawan Rusia kini harus berjuang menghadapi tantangan baru. Mereka berusaha bangkit menghadapi dunia baru dalam keterbatasan yang menimpa. Di sisi lain, sebuah organisasi di Ukraina mencoba membantu mantan tentara yang kehilangan penglihatan akibat pertempuran untuk terus bangkit dan memunculkan kembali harapan mereka.

oleh Arnaz Sofian diperbarui 18 Agu 2023, 10:10 WIB
Tentara Ukraina Buta Akibat Perang
Tentara Ukraina yang buta akibat perang melawan Rusia kini harus berjuang menghadapi tantangan baru. Mereka berusaha bangkit menghadapi dunia baru dalam keterbatasan yang menimpa. Di sisi lain, sebuah organisasi di Ukraina mencoba membantu mantan tentara yang kehilangan penglihatan akibat pertempuran untuk terus bangkit dan memunculkan kembali harapan mereka.
Vlada Ryabets (kiri) bersandar pada tunangannya Ivan Soroka, seorang mantan tentara Ukraina berusia 27 tahun yang buta akibat perang di sebuah pusat rehabilitasi untuk tentara yang kehilangan penglihatan mereka di medan perang dekat Rivne, Ukraina, 20 Juli 2023. (AP Photo/Jae C. Hong)
Tentara Ukraina yang buta akibat perang melawan Rusia kini harus berjuang menghadapi tantangan baru. Mereka berusaha bangkit menghadapi dunia baru dalam keterbatasan yang menimpa. (AP Photo/Jae C. Hong)
Di sisi lain, sebuah organisasi di Ukraina mencoba membantu mantan tentara yang kehilangan penglihatan akibat pertempuran untuk terus bangkit dan memunculkan kembali harapan mereka. (AP Photo/Jae C. Hong)
Selama beberapa minggu, para tentara diajari untuk belajar menavigasi Kota Rivne, menyiapkan makanan sendiri, dan menggunakan transportasi umum saat bepergian sendirian. (AP Photo/Jae C. Hong)
Tugas sehari-hari yang sebelumnya mereka lakukan tanpa berpikir sekarang menuntut fokus, kekuatan, dan dedikasi. (AP Photo/Jae C. Hong)
Perang yang diluncurkan Rusia di Ukraina pada 24 Februari 2022 telah menewaskan puluhan ribu pejuang di kedua sisi. Tak terhitung lainnya, baik personel militer Ukraina maupun warga sipil yang mengangkat senjata untuk membela negara mereka, telah cacat atau menderita cedera lain yang mengubah hidup mereka secara permanen. (AP Photo/Jae C. Hong)
Menurut Direktur Eksekutif Modern Sight Olesia Perepechenko, tidak ada statistik untuk menghitung berapa banyak tentara kehilangan penglihatan karena luka parah yang diderita dalam perang. Namun, permintaan untuk program tersebut meningkat saat perang mendekati satu setengah tahun. (AP Photo/Jae C. Hong)
Selama beberapa minggu, para veteran ditemani oleh keluarga mereka, tinggal di pusat rehabilitasi di luar Rivne. Sebagian besar menerima tongkat pertama mereka di sini, berjalan-jalan pertama kali di lingkungan perkotaan dan alam tanpa bantuan, serta belajar mengoperasikan program berbasis suara untuk menggunakan ponsel dan komputer. (AP Photo/Jae C. Hong)
Dipandu oleh pelatih Vasyl Hoshovskyi (depan), Denys Abdulin seorang mantan tentara Ukraina yang buta akibat perang belajar menavigasi jalan-jalan Rivne. (AP Photo/Jae C. Hong)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya