Liputan6.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri Swedia, Ignazio Cassis, sedang mengunjungi Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral. Ia berbincang dengan Menlu RI Retno Marsudi di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (2/8/2023).
Topik yang jadi sorotan adalah kerja sama ekonomi antara kedua negara. Menlu Retno Marsudi berkata perjanjian I-EFTA CEPA (Indonesia-European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership Agreement) telah membantu meningkatkan kerja sama antara kedua negara.
Advertisement
"Swiss adalah investor Eropa terbesar di Indonesia pada 2021. Untuk menggenjot kemitraan investasi, saya menggarisbawahi pentingnya untuk memastikan Bilateral Investment Treaty bisa diratifikasi dalam tahun ini," ujar Menlu Retno dalam pernyataannya.
Selain itu, Menlu Retno berharap agar bisa ada kolaborasi dengan Swiss di IKN.
"Kami ingin berkolaborasi dengan Swiss dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia, Nusantara, terutama di area-area seperti industri hospitality dan pendidikan tinggi," kata Menlu Retno.
Menlu Cassis lebih menegaskan soal pentingnya kemitraan strategis ekonomi di Asia Tenggara.
"Hal-hal juga terlihat bagus di sisi ekonomi dan Swiss adalah investor top di Indonesia. Swiss adalah bagian dari investor top Foreign Direct Investment di Indonesia," ujar Cassis yang mendukung kerja sama agar investasi terus meningkat, termasuk di IKN.
Isu lain yang dibahas Menlu Retno dan Menlu Cassis adalah agar ada pertukaran antara anak-anak muda kedua negara agar profesional Indonesia bisa bekerja di Swiss dan sebaliknya.
"Salah satu perjanjian yang bagi saya sangat penting adalah perjanjian pertukaran profesional muda," ucap Menlu Cassis.
Menlu Retno Pamer IKN Nusantara di Hadapan Gubernur se-Asean
Sebeumnya, Menlu RI Retno Marsudi memamerkan pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur kepada delegasi dan kepala daerah se-ASEAN.
Hal ini disampaikan Retno dalam acara Meeting of Governors and Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC) and ASEAN Mayors Forum (AMF) 2023 yang digelar di Hotel Fairmont, Senayan, Selasa (1/8).
Pada acara pembukaan MGMAC-AMF 2023, perwakilan delegasi, gubernur, serta wali kota se-ASEAN ditampilkan video pembangunan IKN Nusantara. Retno mengatakan, IKN bakal menjadi manifestasi bagi Indonesia untuk tumbuh lebih inklusif dan berkelanjutan.
"Tuan dan nyonya, tadi telah ditampilkan video sebuah ibu kota baru Indonesia, Nusantara. Ini adalah manifestasi dari komitmen Indonesia untuk bertransformasi menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan," kata Retno.
Retno menjelaskan, IKN direncanakan menjadi kota pertama di Indonesia, bebas emisi atau netral karbon pada 2045. Hal ini, kata Retno juga sejalan dengan tujuan keketuaan ASEAN.
"Takdir dari masa depan kami yang menjanjikan berada di tangan kita. Aksi bersama kami hari ini akan memberikan dampak esok hari untuk memenuhi visi jangka panjang ASEAN 2045," ucap Retno.