Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir rutin berhubungan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 .
Fakta itu semakin dipertegas setelah Prabowo memposting pertemuan dirinya dengan Erick Thohir dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Bogor, pada Minggu, 16 Juli 2023 kemarin.
Advertisement
Wakil Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengatakan partainya menghitung peluang kemenangan partainya sebelum menyatakan dukungannya kepada Ketua Umum Gerindra itu di Pilpres 2024.
Ia mengatakan PAN berpedoman pada dua hal. Pertama, pantau realitas objektif di lapangan.
"Yang pertama memonitor realitas objektif di lapangan. Yang kedua hasil survei," ujar Viva kepada wartawan pada Jumat, (21/7/2023).
Kedua hal tersebut lanjut Viva akan dikaji dan dianalisis untuk kemudian diputuskan oleh Ketua PAN, Zulkifli Hasan, yang akan menjadi tumpuan PAN.
"Sekarang PAN belum memutuskan," ucapnya.
Namun, selama ini PAN menilai Prabowo sebagai sosok yang teguh dengan visi kepemimpinan yang kuat.
"Saat ini semua bakal capres masih jomblo. Belum ada pasangannya. Sang Arjuna masih mencari cinta. Jadi kita tunggu saja kerja sama politik dalam beberapa pekan ke depan di semua parpol," pungkasnya.
PAN Usung Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo, PKB: Bicarakan Dulu dengan Cak Imin
PAN mendorong Menteri BUMN Erick Thohir menjadi pendamping Prabowo Subianto. PKB menilai PAN harus duduk dulu dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Prabowo sebelum mengajukan nama.
"Jadi sah-sah saja kalau PAN mau ngajuin siapa, tapi harus lihat juga bahwa PKB sudah lebih dahulu, kalau PAN mau ngajuin siapa harus ngobrol sama Gus Imin juga, tidak hanya Pak Prabowo," kata Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun A Syamsurijal kepada wartawan, Kamis (20/7/2023).
Cucun menganggap PAN sebagai partai politik berhak mengajukan nama calon wakil presiden Prabowo pada pemilihan presiden 2024 mendatang. Meski begitu, kata dia, PKB dan Partai Gerindra sebelumnya telah mencapai kata sepakat.
"Ya itu haknya PAN. Tapi kita ingatkan dari awal PKB dan Gerindra sudah sejak awal kita duduk bareng menandatangani suatu kesepakatan perjanjian nanti yang tetap mengambil keputusan Pak Prabowo dan Gus Imin," jelasnya.
PKB sejak awal bersikeras bahwa partainya telah mencalonkan Cak Imin sebagai calon presiden 2024.
"Kita tidak berandai-andai. Tegas bahwa PKB Gus Muhaimin adalah dari awal amanat muktamar adalah presiden beliau. Kalau misalkan nanti bergeser jadi wakil presiden, itu keputusan hasil daripada perkembangan bagaimana dinamika politik," tegasnya.
PAN Tawarkan Erick ke Prabowo dan Ganjar
Erick Thohir diketahui pernah mengatakan bahwa PAN mendorongnya untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto. Erick Thohir mengatakan PAN juga mendorongnya untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo.
"PAN mendorong tidak hanya ke Pak Prabowo, juga ke Pak Ganjar rencananya, tapi itu kan konteksnya sebagai PAN, bukan saya. Tentu kita hanya menunggu saja mana yang terbaik," ujar Erick Thohir di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Utara, Rabu (19/7/2023).