Pelabuhan Dungkek Sumenep Sudah Bisa Dilalui Kapal Penumpang Usai Revitalisasi

Sebelum direvitalisasi, Pelabuhan Dungkek hanya bisa dimanfaatkan untuk aktivitas bongkar muat perahu layar motor yang mengangkut orang dan barang ke sejumlah pulau di antaranya ke Pulau Sapudi dan Raas, Sumenep.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 06 Juli 2023, 07:00 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pelabuhan Dungkek, Sumenep (Doc. Liputan6/Istimewa)

Liputan6.com, Sumenep - Pelabuhan Dungkek di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sudah bisa dilalui kapal penumpang setelah direvitalisasi yang selama ini beroperasi sebagai kapal perintis.

Dengan begitu, Pemkab Sumenep berharap Pelabuhan Dungkek, Kecamatan Dungkek, menjadi bagian dari jalur kapal perintis atau bersubsidi.

"Memang perlu ada tambahan fasilitas penunjang untuk bongkar muat kendaraan bermotor jenis roda dua supaya bisa lebih aman dan nyaman. Namun, secara umum, dermaga Pelabuhan Dungkek sudah bisa disinggahi kapal perintis," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep Yayak Nurwahyudi, dilansir dari Antara, Rabu (5/7/2023).

Sebelum direvitalisasi, Pelabuhan Dungkek hanya bisa dimanfaatkan untuk aktivitas bongkar muat perahu layar motor yang mengangkut orang dan barang ke sejumlah pulau di antaranya ke Pulau Sapudi dan Raas, Sumenep.

Sementara, untuk aktivitas kapal perintis maupun komersial di Sumenep daratan, terpusat di Pelabuhan Kalianget, Kecamatan Kalianget.

Sumenep terdiri atas 27 kecamatan, yakni 18 kecamatan di wilayah daratan dan 9 kecamatan lainnya di kepulauan.

"Kami menginginkan Pelabuhan Dungkek menjadi pelabuhan multifungsi yang bisa melayani rute pelayaran antarpulau di Sumenep, termasuk rute perintis (bersubsidi)," kata Yayak.

Ia menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan para pihak terkait di Pemprov Jawa Timur dan Kementerian Perhubungan untuk bisa merealisasikan keinginan menjadikan Pelabuhan Dungkek sebagai bagian dari jalur kapal perintis (bersubsidi).

 

Fasilitas Pelabuhan

Revitalisasi Pelabuhan Dungkek dilaksanakan Pemkab Sumenep pada 2020 setelah mendapat dana bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp41,5 miliar.

Pelabuhan Dungkek memiliki jembatan menuju dermaga (trestle) sepanjang 140 meter dan lebar 7 meter, dengan panjang jetty 42 meter dan lebar 8 meter.

Sementara, fasilitas penunjang di Pelabuhan Dungkek di antaranya gedung kantor, terminal penumpang, area parkir, genset, dan tandon air.

Dermaga Pelabuhan Dungkek, Sumenep, diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Selasa (4/7/2023).

Infografis Krisis Pasokan Oksigen saat Lonjakan Kasus Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya