Liputan6.com, Jakarta Timnas Spanyol berhasil merebut juara UEFA Nations League 2022/2023 usai kalahkan Kroasia 5-4 lewat adu penalti pada pertandingan yang berlangsung di stadion de Kuip, Feyenoord, Belanda. Ini menjadi trofi pertama Spanyol setelah menanti 11 tahun.
Spanyol sudah menanti gelar juara ini sejak memenangi Piala Eropa 2012. Masa emas Spanyol sempat habis beberapa tahun sebelum akhirnya kini kembali menjadi juara UEFA Nations League 2022/2023.
Advertisement
Tak aneh kalau Spanyol kembali merayakan gelar juara ini. Pesta ini dilakukan di Wizink Center di kota Madrid.
Namun karena berpusat di Madrid, wonderkid Barcelona Gavi mendapatkan perlakuan tidak enak. Sebelumnya, pemain satu per satu mengucapkan sesuatu kepada fans di depan mikrofon.
Dani Carvajal,, Jesus Navas, Morata, Fabian Ruiz, Jordi Alba...dan Gavi. Gelandang Barca ini kena sial karena disoraki penonton dan diejek dengan kata-kata "Punta Barca" atau Barca sialan!
Ini membuat Gavi merasa tak nyaman saat mengucapkan sesuatu kepada fans. Dia pun membuat sambutan yang singkat saja untuk fans.
Komentar Gavi kepada Fans Spanyol
Ejekan diduga datang dari oknum fans Real Madrid yang diketahui selalu bertentangan dengan Barcelona. Gavi pun membuat pidatonya jadi singkat.
Jordi Alba yang ada di belakang Gavi pun menunjukkan ekspresi kecewa. Gavi seperti ingin cepat keluar dari mimbar pidato.
"Selamat sore. Saya hanya akan singkat. Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk seluruh orang Spanyol dan fans yang sudah mendukung kami di dua laga. Tanpa mereka ini mustahil terjadi," katanya.
Sebelumnya, Fabian Ruiz, gelandang PSG mencoba ajak fans Spanyol teriakkan ," Gavi, Gavi", tapi fans malah menghina Barcelona.
Persembahkan Trofi untuk Luis Enrique
Di luar itu, Jordi Alba dan Gavi sama-sama kompak untuk menyebut nama pelatih Spanyol sebelumnya Luis Enrique. Keduanya sama-sama menyebut nama eks pelatih Barcelona itu di mimbar pesta.
"Ini (trofi) juga menjadi milik Anda," kata Gavi untuk menghormati Luis Enrique. Luis seperti diketahui mundur usai Spanyol tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2022.
Dia digantikan oleh Luis de la Fuente, pelatih yang sebelumnya menangani Timnas Spanyol U-21. Selain Luis Enrique, nama Rodri juga yang paling disebut dalam perayaan juara Spanyol.