Sepak Bola: Pengertian dan Variasi Umpan atau Passing yang Bisa Dipraktikan di Pertandingan

Dalam permainan sepak bola terdapat beberapa variasi umpan atau passing yang bisa dilakukan sesuai situasi permainan.

oleh Luthfa Arisyi SenapiDiterbitkan 15 Juni 2023, 13:00 WIB
Pemain asal Belgia itu menjadi sutradara dari serangan-serangan yang dilancarkan City ke pertahanan Real Madrid. Kevin De Bruyne berperan langsung terhadap dua dari empat gol City ke gawang Madrid. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Sepak bola bisa dibilang merupakan cabang olahraga yang paling populer di Indonesia, bahkan di dunia. Permainan sepak bola didefinisikan sebagai permainan dengan tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan bola. Prinsip dasar dalam permainan sepak bola adalah kerja sama.

Sepak bola tergolong jenis permainan bola besar karena ukurang bola yang digunakan besar. Contoh permainan bola besar lainnya adalah bola voli, bola basket, bola tangan dan polo air.

Dalam konteks kecabangan olahraga formal, sepak bola merupakan permainan beregu. Masing-masing regu terdiri dari 11 orang pemain. Permainan sepak bola dimainkan dalam dua babak (2 x 45 menit), dengan waktu istirahat tidak lebih dari 15 menit di antara kedua babak tersebut. Selain itu, dalam setiap babak juga terdapat water break.

Dari ke-11 pemain yang terdapat dalam satu regu, posisi yang ditempati masing-masing pemain cukup beragam, tergantung dengan pola formasi yang digunakan tim tersebut. Umumnya posisi/susunan pemain dalam permainan sepak bola adalah sebagai berikut:

1.      Penjaga gawang

2.      Bek kanan

3.      Bek kiri

4.      Bek tengah

5.      Gelandang tengah

6.      Gelandang serang

7.      Sayap kanan

8.      Sayap kiri

9.      Penyerang tengah

Dalam permainan sepak bola juga terdapat beberapa variasi umpan atau passing yang bisa dilakukan sesuai situasi permainan. Berikut ini adalah variasi umpan dalam sepak bola beserta tata cara melakukannya.


Mengumpan Dengan Kaki Bagian Dalam

Gelandang AC Milam, Charles De Ketelaere mengoper bola saat bertanding melawan Udinese pada pertandingan Liga Serie A Italia di stadion San Siro, di Milan, Italia, Sabtu (13/8/2022). AC Milan menang atas Udinese 4-2. (AP Photo/Antonio Calanni)

Mengumpan dengan kaki bagian dalam banyak dimanfaatkan untuk memberikan bola kepada rekan setim dalam jarak yang relatif pendek. Prinsipnya harus mudah diterima dan tidak direbut lawan. Berikut ini adalah tahapan untuk melakukan umpan kaki bagian dalam.

1. Posisi awal mengumpan bola dengan kaki bagian dalam

a. Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan;

b. Letakkan kaki tumpu di samping bola dengan sikap lutut agak tertekuk dan bagu menghadap arah gerakan;

c. Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang;

Lanjut Baca:

d. Pergelangan kaki yang akan digunakan menendang diputar keluar dan dikunci; e. Pandangan terpusat pada bola. 2. Gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian dalam a. Perhatikan kesiapan teman pasangan/partner, sudah siap atau belum untuk menerima umpan bola; b. Tarik tungkai yang akan digunakan menendang ke belakang, lalu ayaun ke depan ke arah bola; c. Ayunkan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola. 3. Akhir gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian dalam a. Pindahkan berat badan ke kaki tumpu depan bersamaan kaki yang digunakan menendang diletakkan di depan; b. Pandangan ke arah bola.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya